Templates by BIGtheme NET
Home / Peristiwa / Tabrakan Maut Mobil Pengantin Dibireuen, Beberapa Orang Tewas

Tabrakan Maut Mobil Pengantin Dibireuen, Beberapa Orang Tewas

 

laka-bugak21-250x167laka-bugak1-250x167

LINTAS NASIONAL, BIREUEN – Tabrakan beruntun tiga kendaraan terjadi di lintasan jalan nasional di kawasan Desa Seumawe, Kecamatan Peulimbang, Bireuen, Minggu (05/04/2015) sekitar pukul 11.50 Wib. Empat orang meninggal dunia dalam kecelakan tersebut.

Keempatnya merupakan penumpang bus Cenderawasih (bus ukuran sedang). Mereka antara lain, Nuryani Sulaiman, 55 tahun, alamat Desa Sawang, Aceh Utara, Karmadi, 25 tahun, warga Desa Alue Kuta, Kecamatan Jangka.

Kemudian Mutiahayati, 40 tahun, warga Desa Alue Bayee Utang, Kecamatan Jangka dan Kristian Difa (3,5 tahun) warga Alue Bayee Utang, Jangka. Selain korban tewas ada pulunan lainnya luka berat dan ringan kini dirawat di UGD RSUD Fauziah Bireuen.

Sebab kejadian itu lalu lintas macet selama dua jam. Proses evakuasi melibatkan sejumlah ambulan dari puskesmas jajaran Dinas Kesehatan Bireuen. Polantas dan anggota RAPI Bireuen terlihat mengatur arus lalu lintas.

Kapolsek Jeunieb, Iptu Machdi Ahmad (turut meliputi wilayah Peulimbang) ditemui di lokasi mengatakan tabrakan itu terjadi saat bus Cenderawasih BL 7306 ZA yang ditumpangi rombongan pengantin melaju dari arah Bireuen tujuan Jangka Buya, Kecamatan Bandar Dua.

Tiba di kawasan Alue Syueng, Desa Seumawe, Peulimbang bertabrakan dengan truk Tronton BK 8016 CT yang mengangkut kopi yang melaju dari arah Banda Aceh. ”Diduga supir bus Cenderawasih tidak dapat melihat truk dari arah berlawanan sebab terhalang asap dari jerami yang dibakar warga di bagian utara jalan lintas nasional,” ucap Machdi Ahmad.

Lalu dari arah timur, beberapa meter di belakang bus Cederawasih melaju Dumtruk BL 8465 KJ yang langsung menghantam badan bus, sehingga badan bus rusak bertebaran. Sementara dumtruk terjun ke saluran irigasi di sisi lintas nasional itu.

”Setelah menerima informasi, kami segera meluncur ke lokasi dan melakukan evakuasi korban, lalu mengatur arus lalu lintas,” ucap Iptu Machdi Ahmad.

Sementara pantauan di UGD RSUD dr Fauziah Bireuen, warga berkerumun ingin mengetahui pasti informasi tentang kejadian itu. Sebab sebelumnya kabar yang beredar jumlah korban meninggal simpang siur. [jp]

Sumber Habadaily

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful