Templates by BIGtheme NET
Home / Hukum / Pemburuan Penembak Intel TNI Dan Polisi Tetap Berlanjut Sampai Dapat

Pemburuan Penembak Intel TNI Dan Polisi Tetap Berlanjut Sampai Dapat

polisi

 

LINTAS NASIONAL,BANDA ACEH – Kapolda Aceh, Irjen Pol Husein Hamidi mengatakan, pihaknya akan terus memburu pelaku pembunuh dua anggota Kodim Aceh Utara dan satu anggota Polres Pidie, sampai berhasil ditangkap atau pelakunya menyerahkan diri.

“Kalau mereka menyerahkan diri itu lebih bagus,” kata Kapolda Husein Hamidi kepada Serambi di halaman depan Kantor Gubernur Aceh, Senin (6/4), seusai acara Deklarasi Gerakan Nasional Rehabilitasi 100.000 Penyalah Guna Narkoba dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Menurut Kapolda, rencana Komisi I DPRA untuk bertemu kelompok sipil bersenjata api (seperti Din Minimi, Gambit, dan lainnya) untuk berdialog, tidak akan menghentikan atau menyetop perburuan pelaku olrh polisi bersama TNI.

Husein Hamidi menambahkan, rencana Komisi I DPRA yang ingin melakukan pertemuan dengan kelompok sipil bersenjata api yang selama ini melakukan tindakan kriminal, dengan dalih kurang puas dengan pelaksanaan pembangunan yang dijalankan Pemerintah Aceh, hal itu kita tempatkan pada satu tempat dan merupakan urusan DPRA.

“Sedangkan operasi pemburuan terhadap kelompok bersenjata api yang berjumlah 15 orang itu, adalah untuk menangkap pelakunya yang telah bertindak kriminal. Misalnya, mereka telah membunuh dua anggota TNI Kodim Aceh Utara di Kecamatan Nisam Antara,” ujar Kapolda.

Jadi, lanjut Kapolda, jangan disamakan tujuan Komisi I DPRA untuk bertemu kelompok bersenjata api, dengan tujuan polisi dan TNI untuk memburu pelaku pembunuh dua anggota TNI Kodim Aceh Utara itu.

Tim polisi yang dibantu anggota TNI, dalam menjalankan operasi pemburuan pembunuh aparat TNI itu, menurut Husein Hamidi, sudah memblokir ruang gerak kelompok bersenjata tersebut.

Posisi kelompok bersenjata api itu, menurut laporan tim pemburu pembunuh dua anggota TNI dari lapangan, sudah semakin terdesak. “Kita berharap dan berdoa agar pembunuh dua anggota TNI Kodim Aceh Utara itu bisa secepatnya ditangkap oleh Tim Polres Aceh Utara dan Polda yang dibantu anggota TNI,” kata Kapolda.

Ia tambahkan bahwa operasi pemburuan sampai kini terus berlanjut, dilakukan dengan ekstrahati-hati dan tidak menyakiti masyarakat, apalagi melukainya.

“Operasi pemburuan pembunuh dua anggota TNI dan seorang polisi itu terus dilakukan sampai pelakunya ditangkap hidup atau mati, atau ia menyerahkan diri, itu lebih bagus,” ujar Husein Hamidi.

Sementara itu, Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Agus Kriswanto yang ditanya hal serupa mengatakan, perburuan dua pembunuh anggota Kodim Aceh Utara itu sejak dari kejadian sampai kini telah sepenuhnya diserahkan kepada polisi.

“TNI, mendukung tugas polisi. Kalau mereka butuh anggota TNI, kita siap memberikannya,” demikian Pangdam Iskandar Muda.

Sumber:Serambi

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful