Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Sutan Bhatoegana Bentak Hakim Perempuan

Sutan Bhatoegana Bentak Hakim Perempuan

unnamed (4)

LINTAS NASIONAL – JAKARTA, Terdakwa kasus dugaan korupsi pembahasan APBN-P 2013 Kementerian ESDM, Sutan Bhatoegana menantang Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di dalam persidangan. Bahkan, Sutan menyatakan tidak takut jika hakim menjatuhkan vonis yang berat terhadap dirinya.

Pernyataan itu disampaikan Sutan, lantaran Ketua Majelis Hakim Artha Theresia tidak memberikan kesempatan kepadanya untuk menanggapi permintaan kuasa hukumnya, Eggy Sudjana yang akan mengundurkan diri. 

“Ibu kira saya takut mau Ibu berapa puluh tahun, silakan! Kalau udah di setting begini, silakan! Bukan begitu caranya. Saya kan menghormati mau beliau (Eggy) supaya orang tahu,” kata Sutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (27/4).

Menanggapi kemarahan Sutan, Hakim Artha memotong pembicaraan. “Dengar dulu,” jawab Hakim Artha. Tak menggubris intruksi Hakim Artha, mantan Ketua Komisi VII DPR ini kembali menyampaikan kekesalannya. “Bukan begitu caranya ibu!,” cetus Sutan dengan nada tinggi.

Hakim Artha yang masih bersikap dingin, kembali meminta Sutan untuk mendengarkan penjelasan darinya. “Dengar dulu, saya bertanya, apakah ada tanggapan saudara soal putusan sidang untuk pemenuhan saksi,” ujar Hakim Artha.

Masih dengan gaya nyelenahnya, Sutan kembali menjawab pertanyaan Hakim Artha dengan nada tinggi. “Mohon izin Yang Mulia, saya bilang, sebelum saya mau tanggapin ini dulu, kan itu permintaan saya Bu!” jawab Sutan.

Sutan mengatakan, kalau dirinya ingin menanggapi sikap kuasa hukumnya yang akan mengundurkan diri sebelum menjawab pertanyaan majelis hakim. “Kan pertanyaan beliau ke saya, saya mau sampaikan supaya orang tahu Bu, supaya bisa jalan. Kan begitu Bu,” tambahnya.

Hakim Artha pun akhirnya memberikan kesempatan kepada Sutan dengan sedikit memberi peringatan untuk menurunkan nada tingginya. “Dengarkan, ini terakhir kalinya kita berbicara dengan suara tinggi, janji ya. Tapi saudara juga harus tunjukkan, bahwa saudara adalah seorang terpelajar. Silakan saya beri waktu 2 menit untuk berbicara,” jelas Hakim Arta.

Mendapat peringatan tersebut, Sutan lantas menurunkan nada tingginya. Selain itu, politikus Partai Demokrat ini pun meminta maaf kepada majelis hakim. “Saya mohon maaf,” singkat Sutan. (Merdeka)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful