Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Oknum Satpol PP Kota Sabang Ditangkap Polisi Saat Menunggu Pelanggan

Oknum Satpol PP Kota Sabang Ditangkap Polisi Saat Menunggu Pelanggan

Ilustrasi Penangkapan

Ilustrasi Penangkapan

LINTAS NASIONAL – SABANG, Seorang oknum PNS dari Kesatuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Sabang, SR (38), dicokok polisi saat sedang menunggu pelanggan di samping Meuligoe Walikota, Selasa, 28 April malam. Warga Gampong Ie Meulee, Kecamatan Suka Jaya itu, bersama barang bukti kini diamankan di Mapolres setempat.
Kapolres Sabang, AKBP Nurmeiningsih SH, didampingi Kasat Narkoba Iptu Sukrizal SH, yang ditemui di ruang kerjanya Rabu, 29 April sore kemarin, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan salah seorang oknum PNS dari Kesatuan Polisi Pamong Praja Kota Sabang.
Penduduk Jurung Bahagia Ie Meulee, yang sebelumnya juga sudah pernah ditahan dalam kasus yang sama itu, ditangkap Selasa, 28 April sekitar pukul 22.30 WIB malam, saat sedang menunggu pelanggan (pasien) di kawasan Jalan Diponegoro, tepatnya di samping Meulagoe Walikota.
Penangkapan tersangka yang pada malam itu bertugas sebagai komanda regu (Danru) jaga malam itu, berawal dari informasi masyarakat yang masih peduli tentang bahaya narkoba. Berdasarkan informasi itu, polisi melakukan pengintaian di lokasi tempat biasa tersangka melakukan transaksi. Ternyata memang benar di lokasi tersebut petugas memergoki tersangka sedang menunggu pelanggan (pasien).
Melihat hal itu, sejumlah anggota langsung mendekat dan menangkap dan selanjut melakukan penggeladahan. Dalam penggeledahan itu petugas berhasil menemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu di dalam tas sebanyak 10 paket (seberat 3,50 gram) bersama 1 unit pirek dan satu paket ganja siap edar, serta uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 300.000. “Penangkapan tersangka itu disaksikan langsung oleh Kasatpol PP dan WH, Hafwan Pasaribu SSTP, yang hadir ke lokasi setelah pemberitahuan dari pihak kepolisian,” katanya.
Menurut Kasat Narkoba, Iptu Syukrizal SH, tersangka merupakan pemain lama yang sudah pernah ditahan tahun 2012, kareba memiliki dan menggunakan narkoba jenis sabu-sabu.
Menurut hasil pemeriksaan awal, kepada polisi tersangka mengakui memiliki barang tersebut. Barang haram yang akan diedarkan itu diambilnya dari sesorang yang kini menjadi Target Operasi (TO) polisi. Akibat perbuatan tersebut, tersangka dapat diancam dengan pasal 112 dan 114 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukumannya maksimal 20 tahun penjara.
Dikatakan, status tersangka kini masih sebagai memiliki dan penyimpan. Untuk memastikan apakah termasuk sebagai pengguna, pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan urin yang dikrim ke Lab Porensik Polri di Medan. “Urin sudah kita kirim ke Lab Porensik Polri di Medan. Hasil Lab itu nanti baru diketahui apakah yang bersangkutan termasuk pengguna atau hanya memiliki saja,” katanya.
Sementara Kasatpol PP dan WH Kota Sabang, Hafwan Pasaribu SSTP yang dihubungi tadi malam, membenarkan salah seorang stafnya dicokok polisi karena kedapatan memiliki narkotika jenis sabu-sabu. Bahkan pada malam itu pihaknya ikut menyaksikan penggeladahan tersebut.
Hafwan mengakui setiap apel selalu mengingatkan kepada staf untuk menjauhi barang haram tersebut, namun sangat disayangkan, masih ada juga anggota yang terlibat dalam kasus narkoba tersebut. “Kita serahkan proses hukum itu sepenuhnya ke pihak berwajib,” katanya. (Prohaba)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful