Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Polres Abdya Berhasil Menangkap 1 Orang Tersangka Curanmor

Polres Abdya Berhasil Menangkap 1 Orang Tersangka Curanmor

pencuri

LINTAS NASIONAL – ACEH BARAT DAYA, Jajaran Polres Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) berhasil mengungkapkan kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang selama ini meresahkan masyarakat di kabupaten setempat. Korban yang berhasil ditangkap atas nama Hasbi beberapa hari yang lalu.

Kapolres Aceh Barat Daya AKBP Hariadi, Sik kepada wartawan dalam konfrensi Pers yang berlangsung di Kantor Polres Abdya, Selasa 30 juni 2015 sekitar pukul 10.00 Wib menyebutkan bahwa, selain menangkap seorang tersangka atas nama Hasbi di Kecamatan Lembah Sabil Kabupaten Abdya beberapa waktu yang lalu juga diamankan satu unit sepeda motor.

“Waktu terjadi pencurian di rumah Elizar, pelaku masuk melalui pintu belakang dan mengambilkan dua unit kendaraan, dari situlah kita mengembangkan dan berhasil menangkapnya,”ucap Kapolres yang baru bertugas di Abdya.

Menurut Kapolres, dalam kasus curanmor tersebut, selain Hasbi yang berhasil diamankan juga ada dua orang kerabatnya yang saat menjadi DPO polisi yakni Junaidi dan Usman. “Yang menjadi DPO itu keduanya warga Nagan Raya, sementara Hasbi warga Aceh Selatan,” tetangnya.

Kapolres Hariadi yang didampingi kasat reskrim AKP Misyanto menyebutkan, berdasarkan penyelidikan polisi, setiap ada kasus kehilangan sepeda motor di Abdya, pelaku selalu membawanya ke wilayah Nagan Raya dan Aceh Selatan.

“Kronologisnya, setelah dikembangkan dan ditelusuri lebih lanjut termasuk membuat razia dan menutup pintu arah jalan di Babahrot perbatasan dengan Nagan Raya dan Lembah Sabil perbatasan Aceh Selatan akhirnya polisi berhasil menangkap pelaku dan mengamankan lima unit sepmor lagi sehingga total yang sudah ada enam unit,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Hariadi, Hasbi merupakan pelaku yang spesialis pencuri ranmor di tiga kabupaten yaitu Abdya, Nagan Raya dan Aceh Selatan. “Tersangka sudah menjadi spesialis dalam perbuatan jahat itu. Selain penadah juga menjual hasilnya ke Nagan Raya dan Aceh Selatan,”kata Hariadi.

Dalam menjalankan aksinya lanjut Hariadi, pelaku menyamar menjadi polisi lantas dan dia juga membuat razia seolah-olah sedang terjadi razia polisi, kemudian melakukan pemeriksaan kendaraan dan membawanya.

Atas perbuatan tersebut, Pelaku dikenai Pasal 363 ayat 2 dan 484 dengan ancaman tujuh tahun penjara, demikian penjelasannya dalam pertemuan  konferensi pers.

Amatan Lintasnasional.com, barang bukti yang diperlihatkan dalam konfrensi pers tersebut antaranya, sepeda motor 6 unit berbagai jenis, dua unit rompi, sangkur, celana polisi, celana jeang, tas loreng, 2 unit HP, tang, obeng, gunting dan kunci T. (Ratu)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful