Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Enam Pemuda Cabuli Gadis di Bawah Umur Secara Bergiliran

Enam Pemuda Cabuli Gadis di Bawah Umur Secara Bergiliran

Kapolres-Aceh-Tengah-AKBP-Dodi-Rahmawan-melihat
LINTAS NASIONAL-TAKENGON, Enam orang pemuda warga Kampung Gemboyah, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, dicokok dan dijebloskan jeruji besi sel Mapolres Aceh Tengah. Keenam pemuda ini, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya karena ketahuan melakukan pencabulan terhadap seorang gadis di bawah umur berinisial EM (16), warga salah satu kecamatan di Kabupaten Aceh Tengah, Kamis 2 Juli 2015
Kasus ini terungkap sejenak korban EM melaporkan ke orang tuannya. Laporan itu segera diteruskan ke pihak kepolisian. “Setelah polisi menerima laporan, para tersangka pelaku langsung kita bekuk,” kata Kapolres Aceh Tengah, AKBP Dodi Rahmawan, didampingi Kasat Reskrim AKP Raja Gunawan dan Kasat Lantas AKP Arie Paloh, di Mapolres Aceh Tengah.
Menurut Dodi Rahmawan, kronologis kejadian pencabulan itu, terjadi sejak awal bulan Juni 2015 lalu. Ketika itu, salah seorang tersangka berinisial SJ (16) yang tak lain merupakan teman dekat korban sukses ‘melayari’ gadis ABG EM. “Aksi pencabulan ini, dilakukan di sejumlah tempat, termasuk di bulan puasa ini,” jelas Dodi Rahmawan.
Kisah sukses itu ternyata diceritakan tersangka SJ kepada lima orang tersangka lainnya yang juga temannya. Bermodalkan informasi dari tersangka pertama SJ, akhirnya secara bergantian kelima tersangka lainnya juga berhasil mencicipi gadis EM. “Pencabulan terhadap gadis di bawah umur ini, dilakukan juga oleh kelima tersangka lainnya secara bergantian, tetapi dalam waktu dan lokasi berbeda,” terangnya.
Ditambahkan Kapolres, paskakejadian, korban dilaporkan saat ini, dalam kondisi trauma. Namun pihak kepolisian sedang mendalami kasus pencabulan tersebut, untuk mengetahui apakah ada tindakan kekerasan terhadap korban yang dilakukan oleh para tersangka. “Karena ini di bawah umur, jadi kita akan koordinasikan dengan pihak terkait yang membidangi perempuan dan anak. Ini merupakan kasus yang memprihatinkan sehingga perlu perhatian khusus,” jelas Dodi Rahmawan.
Adapun para tersangka pelaku pencabulan tersebut, diantaranya berinisial SJ (16), YS (15), NH (14), HP (18), IR (17) dan SY (20). Akibat perbuatannya, untuk pelaku dewasa dikenakan sanksi Pasal 82 Ayat (1) JO 81 (1), (2) UU RI, No. 35 Tahun 2014 TTG Perubahan atas 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara. Sedangkan untuk pelaku di bawah umur diancam hukuman 1/3 dari orang dewasa. (Prohaba)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful