Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / WH Abdya Limpahkan Kasus Mesum Kepihak Adat Gampong

WH Abdya Limpahkan Kasus Mesum Kepihak Adat Gampong

mesum abdya

LINTAS NASIONAL – ACEH BARAT DAYA, Kasus khalwat yang sudah dilakukan oleh sepasang kekasih yang berinisial MHA (17) dan IW (17) wagra Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang sudah tertangkap basah oleh pihak Satpol PP dan WH setempat pada Senin 29 Juni 2015 sekira pukul 21.30 Wib. Kini dilimpahkan ke ranah reusam adat Gampong. Baca: Mesum di Sawah Larut Malam, Satu Pasangan di Tangkap WH Abdya

Hal itu dikatakan Komandan Satuan Polisi Pramong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Abdya Riat SE kepada LINTASNASIONAL.com yang ditemui di ruang kerjanya Jumat, 03 Juli 2015.

Riat mengatakan, mengingat kasus tersebut merupakan asusila yang dilakukan atas keinginan keduanya secara sadar dan terbukti telah melanggar qanun Aceh No 14 tahun 2013 tentang khalwat atau mesum. Namun mengingat dengan adanya UU No 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak pasal 1 ayat 3 bahwa “anak yang berkonflik dengan hukum yang selanjutnya disebut anak adalah anak yang telah berumur 12 tahun tetapi belum berumur 18 tahun yang diduga melakukan tindak pidana.

“Jadi demikian, karena ada UU itulah kasus ini kita limpahkan ke pihak adat gampong,” terang Riat.

Kemudian kata Riat, mengingat dengan diikatnya dengan UU No 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak yang belum memenuhi kriteria pidana, maka kedua pelaku tersebut akan dilakukan proses deversi yang tercantum dalam pasal 29, UU No 11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak Jo qanun Aceh No 9 tahun 2008 tentang pembinaan kehidupan adat dan adat istiadat padal 3 ayat 1 huruf d.

“Karena, atas dasar itulah kita limpahkan ke adat. Dengan demikian, perkara khalwat atau mesum yang kami tangani selanjutnya akan dilimpahkan ke reusam adat gampong,” tuturnya.

Meskipun demikian lanjut Riat, dari hasil penyelidikan terhadap kasus tersebut yang dilakukan oleh MHA (17) dan kekasihnya IW (17) telah memberikan keterangannya. “Dan kedua pelaku telah mengaku atas semua perbuatannya. Kemudian barang-barang bukti yang ditemukan di TKP juga telah diamankan untuk dijadikan sebagai barang bukti dalah kasus tersebut. Jadi pihak kami Kasat pol PP dan WH Abdya berkesimpulan bahwa kedua pelaku tersebut dapat diduga telah melakukan pelanggaran syariat islam tentang khalwat atau mesum, sesuai dengan qanun No.14 tajun 2003 tentang khalwat,” demikian penjelasan Komandan Satpol PP dan WH Abdya Riat SE. (Ratu)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful