Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Boat Milik Warga Lhok Tadu Tenggelam Saat Melaut

Boat Milik Warga Lhok Tadu Tenggelam Saat Melaut

4UYjbdlsq3V5hwEtmPzx

LINTAS NASIONAL – NAGAN RAYA, Tingginya ombak di perairan pesisir Barat Aceh mengakibatkan satu unit Kapal Motor Boat (KMB) milik nelayan Lhok Kuala Tadu, tenggelam. Akibatnya, Boat mengalami kerusakan, patah kemudi dan terkelupas papan dinding dengan kerugian mencapai Rp.20 juta. Beruntung ketiga nelayan, Sijas, Samsu danYahwanda, selamat dari amukan ombak ganas tersebut.

Wakil Panglima Laot Lhok Kuala Tadu, Anis mengatakan, KM Boat ibu janda itu tenggelam berawal dari dangkalnya kuala sebagai lalulintas keluar-masuk Boat melintasi muara sungai ke laut, sehingga kapal pengais rezeki nelayan ini, mengalami syok yang kemudian tenggelam dihantam ombak besar.

Peristiwa naas ini, terjadi pada pagi subuh Rabu, 8 Juli 2015 sekira pukul 5.30 WIB,  ketika tiga awak nelayan, Yahwanda, Samsu dan Sijas hendak mencari nafkah di laut bersama puluhan nelayan lain di Kuala Tadu. Ketiga mereka berhasil di selamatkan oleh nelayan lain dengan menerobos ombak dahsyat dan menarik boat ke pantai Kuala Tadu.

“Awal peristiwa tenggelam karena muara sungai dangkal, sehingga Boat mengalami syok dan kemudian dihatam ombak besar. Akibatnya boat terbalik dan tenggelam bersama tiga nelayan dan peralatan tangkap ikan. Beruntung ketiga bisa diselamakan,” ujarnya.

Menurutnya, peristiwa naas tersebut, telah mengakibatkan pemilik boat dan tiga nelayan kehilangan pekerjaan, ketika menjelang lebaran idul fitri 1436H mendatang. Dia menambahkan, faktor kedangkalan muara sungai merupakan permasalahan besar yang dialami nelayan. Akibatnya, mereka sering mengalami kerugian karena kecelakaan boat dengan cara syok ditengah muara yang kemudian dihantam ombak.

Katanya, kedangkalan muara sungai di Kuala Tadu, telah disampaikan pihaknya terhadap pemerintah Nagan Raya dan pemerintah Aceh, namun hingga kini belum ada tanda-tanda akan direalisasikannya.

lanjut Anis, melakukan pengerukan muara sungai di Kuala Tadu, bukan saja memudahkan ratusan nelayan yang menyambung hidup di laut, namun juga sangat berpengaruh terhadap ribuan petani Nagan Raya, karena tanamannya tidak digenangi banjir akibat lalulintas air lancar ke laut.

“Untuk itu, masuk akal jika kami harapkan pemerintah mengeruk muara sungai Kuala Tadu berikut pembangunan tanggulnya, demi hajat hidup orang banyak,” ujarnya, saat ditemui di pasi Kuala Tadu bersama puluhan nelayan lain yang sedang menuju pulang karena tak bisa melaut akibat ombak tinggi.(Mukhlis)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful