Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Jeritan Ibu Baniah di Tengah Berhamburnya Kekayaan Aceh

Jeritan Ibu Baniah di Tengah Berhamburnya Kekayaan Aceh

Foto: Rumah Ibu Baniah di Desa Alue Bieng Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara

Rumah Ibu Baniah di Desa Alue Bieng Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara

LINTAS NASIONAL – ACEH UTARA, Di tengah berhamburannya anggaran yang dimiliki oleh Pemerintah Aceh yang mencapai triliunan rupiah, akan tetapi negeri yang dikenal sebagai daerah modal ini masih memiliki warga yang hidup di bawah garis kemiskinan.

Salah satunya adalah keluarga Ibu Baniah yang tinggal di Desa Alue Bieng Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara. Ibu Baniah yang telah berusia 45 tahun hidup di rumahnya yang tidak layak huni, yang hanya berkontruksi kayu asal jadi dan tinggal menghitung hari apabila angin kecang melanda wilayahnya.

Ia sehari-hari bekerja sebagai pencari kayu bakar, sedangkan suaminya yang berusia 50 tahun menderita sakit yang berkepanjangan. Ibu Baniah bukannya tidak berbuat apa-apa, ia beberapa kali mengurus dan meminta permohonan demi kesembuhan suaminya di salah satu rumah sakit di wilayah Aceh Utara, akan tetapi usaha Ibu Baniah tidak membuahkan hasil.

Ibu yang telah memiliki tiga anak ini, kepada LINTASNASIONAL.com mengungkapkan kekecewaanya kepada pemerintah yang dirasa tidak adil dalam mengayomi masyarakat. Ia berpesan kepada Pemerintah Aceh saat ini agar jika ada bantuan di desa setempat mohon keluarganya untuk diperhatikan, supaya bantuan rumah dhuafa dari pemerintah dan Baitul Mal tidak salah sasaran, sehingga orang-orang sepertinya dapat hidup di rumah yang layak huni.

Seorang tokoh pemuda setempat, Hijrullah membenarkan bahwa Ibu Baniah merupakan salah seorang keluarga miskin di desa Alue Bieng, bahkan menurutnya Ibu Baniah sudah beberapa kali mengurus proposal untuk mendapatkan bantuan satu unit pemerintah akan tetapi hingga saat ini Ibu Baniah masih tinggal di rumahnya yang sudah sangat tidak layak huni bersama suaminya yang sedang sakit beserta ketiga orang anaknya.

Semoga jeritan Ibu Baniah mewakili masyarakat yang termarginalkan di tengah berhamburnya kekayaan Aceh dapat didengar oleh Pemerintah, sebagaimana diketahui pada tahun 2008 hingga 2014 Pemerintah Aceh melalui Dinas Cipta Karya telah membangun 17.345 unit rumah untuk kaum dhuafa. (Iskandar Pb)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful