Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Pihak Keluarga Bantah Junaidi “Beurijuek” Komplotan Din Minimi

Pihak Keluarga Bantah Junaidi “Beurijuek” Komplotan Din Minimi

Foto: Suasan rumah duka terduga komplotan Din Minimi Junaidi (Berijeuk) di Aceh Utara (M.Fazil)

Foto: Suasan rumah duka terduga komplotan Din Minimi Junaidi (Berijeuk) di Aceh Utara (M.Fazil)

LINTAS NASIONAL – LHOKSUKON, Anggota yang diduga Komplotan Din Minimi, Junaidi alias Beureujuk yang tewas tertembak dikawasan SPBU Batuphat, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Kamis, 27 Agustus 2015 kini jenazah telah dikebumikan dikediamannya Desa Sido Mulyo, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Jumat 28 Agustus 2015 sekitar pukul 11.00 WIB siang tadi.

Abang kandung korban, Danil 32 tahun, mengatakan, jenazah sudah sejak tadi malam (Kamis malam 27 Agustus 2015) tiba di rumah duka dan pihak keluarga langsung menjemputnya ke Rumah Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Lhokseumawe, Kamis malam 27 Agustus 2015 sekitar pukul 09.00 WIB, dengan menggunakan mobil ambulance Rumah Sakit tersebut.

“Sedangkan jenazah dikebumikan siang tadi sekitar pukul 11.00 WIB dan tidak jauh dari rumah,” katanya saat ditemui Lintasnasional.com, di rumah duka, Jumat 28 Agustus 2015 sekitar pukul 12.30 WIB.

Ditambahkan, Danil mendapat informasi tentang kejadian atas musibah yang menimpa Adiknya kemarin sore dari pihak keluarga,

“Saya sedang di Banda Aceh di tempat kerja dan setelah tahu mengenai hal tersebut langsung bergegas untuk menuju pulang kampung atau ke rumah,” ujarnya.

Danil menambahkan, kalau menyangkut latar belakang Almarhum selama ini saya kurang tahu karena saya pun tidak ada disini jadi tidak tahu detail terkait Junaidi (Almarhum).

“Atas kejadian ini kami dari pihak keluarga sangat sedih kenapa pihak Kepolisian langsung menembaknya tanpa barang bukti kesalahannya, kalau misalnya Junaidi alias Beureujuk ketika itu ada menggunakan seperti senjata api dan sempat terjadi baku tembak dengan pihak kepolisian itu wajar-wajar saja ditembak. Ini tanpa perlawanan apapun kenapa juga sampai ditembak atau dilumpuhkan hingga tewas, kalau dengan hati nurani kita lihat kami tidak bisa terima atas perlakuan seperti ini, sungguh sedih sekali,” ungkapnya dengan raut wajah sedih.

Menurut pengakuan Abang Kandung Korban terdapat tiga tembakan diantaranya dada sebelah kiri, leher dan kepala.

“Saya jelas melihat langsung karena saat dimandikan jenazah saya sendiri juga ikut membantu, Junaidi (Almarhum) tidak pernah terlibat dalam Gerakan Aceh Merdeka (GAM) masa lalu, bukan mantan kombatan GAM dan bukan anggota Din Minimi, beliau hanya masyarakat sipil biasa,” kata Danil siang tadi. (Muhammad Fazil)

 

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful