Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Piasan Seni 2015 Resmi Dibuka, Sejumlah Insan Seni Dapat Penghargaan

Piasan Seni 2015 Resmi Dibuka, Sejumlah Insan Seni Dapat Penghargaan

Piasan seni banda aceh

LINTAS NASIONAL – BANDA ACEH, Piasan Seni 2015 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) resmi dibuka oleh Asisten II, Gusmeri, Senin malam 14 September 2015.

Piasan Seni tersebut akan berlangsung dari Tanggal 14 sampai 16 September 2015 di Taman Sari dan Rumah Budaya Banda Aceh. Piasan Seni kali ini mengusung tema “Inspiration of Art” akan menampilkan berbagai atraksi kesenian daerah, apresiasi karya seniman dan edukasi bagi para pegiat seni serta masyarakat.

Kepala Disbudpar Banda Aceh, Fadhil mengatakan, sesuai dengan temanya, Piasan Seni kali ini mengupayakan rangsangan terhadap beragam inspirasi cemerlang yang akan menjadi sebuah ide kreatif untuk sebuah karya.

Diharapkan nantinya mampu memancing semangat berkarya bagi para pelaku seni dan masyarakat untuk menghasilkan karya-karya baru yang kreatif dan inovatif sesuai perkembangan zaman dengan tetap menanamkan prinsip kearifan budaya lokal sebagai klimaksnya.

“Inspirasi untuk pengembangan diri, ide yang cemerlang hingga menghasilkan karya seni,” kata Fadhil pada pembukaan Piasan Seni 2015.

Pada kesempatan itu Disbudpar Aceh juga memberikan pengharagaan kepada pekerja seni yang telah berjasa mengembangkan karya seninya untuk kota Banda Aceh dan Aceh secara umum.

Diantaranya penghargaan diberikan kepada Alm Yuslizar selaku pencipta tari ranup lampuan, Marwan Daud telah berjasa melestarikan tari tradisional, Apa Kaoy, seni sastra lisan (Meuhiem), Rahmad Sanjaya selaku musikalisasi puisi, Muamar Maaruf yang berjasa dari seni rupa dan Jamal Abdullah musisi muda pelestari music tradisional Aceh.

Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal yang diwakili oleh Asisten II, Gusmeri membuka langsung Piasan Seni 2015 ini. Pada kesempatan itu, Gusmeri memberikan apresisasi kepada seluruh pekerja seni di Banda Aceh yang telah mengikuti event tahunan ini.

“Piasan seni adalah wadah mengepreseikan karya-karya seninya,” kata Gusmeri dalam sambutannya.

Gusmeri juga berpesan, menjadi pekerja seni secara profesional seiring mengikuti perkembangan zaman dan pasar tidak dilarang. Akan tetapi Gusmeri mengingatkan agar tetap rendah hati.

“Kalau sudah terkenal jangan sombong, para pekerja seni menjaga agar karya seninya tidak dipadamkan oleh modal. Sehingga hilang kemerdekaan dalam berkreativitas dan melahirkan karya-karya seninya”,pintanya.(redaksi)

 

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful