Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / MPU Banda Aceh Gelar Lokakarya Produk Halal

MPU Banda Aceh Gelar Lokakarya Produk Halal

Foto: Ist

Foto: Ist

LINTAS NASIONAL – BANDA ACEH, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kota Banda Aceh menggelar lokakarya‎ produk halal dengan tema “Telaah Rancangan Draf Perwal 2015 tentang Pembinaan dan Pengawasan Produk Pangan Halal dan Higienis” di Aula MPU setempat.

Acara yang dibuka oleh Sekdako Banda Aceh Ir Bahagia Dipl SE ini diikuti oleh 40 peserta yang berasal dari Dinas Syariat Islam, Dinas Kelautan Perikanan dan Pertanian, Disperindag, Dinkes, Satpol PP/WH, para Camat dan unsur akademisi, Selasa September 2015.

Acara tersebut turut dihadiri, Kepala DSI Mairul Hazami SE, Kabag Hukum Setdako Banda Aceh Mukhlis SH, perwakilan Dandim 0101/BS, perwakilan Kapolresta, serta perwakilan MAA dan MPD Banda Aceh.

Ketua panitia Tgk M Khalis Syamsuddin MAg menyebutkan, proses sertifikasi produk halal telah dilakukan sejak 2014 dengan berkoordinasi dengan Bagian Hukum Setdako Banda Aceh. “Lokakarya ini kami inisiasi untuk menghasilkan masukan dalam Perwal dimaksud nantinya.”ujar Khalis

Acara yang digelar selama dua hari penuh, katanya, akan diisi oleh sejumlah pemateri antara lain Kepala DSI Aceh Prof Syahrizal Abbas, Kadinkes Aceh dr M Yani MKes, Wakil Ketua MPU Aceh Prof Dr Tgk H Muslim Ibrahim MA dan pihak dari LP POM MPU Aceh.

Ketua MPU Banda Aceh Drs Tgk H A Karim Syeh MA, mengungkapkan dalam pandangan islam, makanan yang dikonsumsi oleh manusia juga berpengaruh dalam hal ibadah.

“Untuk itu Allah telah memerintahkan kita mengkonsumsi makanan yang halalan tayyiban.”,ucapnya

Ia menjelaskan, ada enam kriteria makanan halal dalam Islam yakni halal zatnya baik produk makanan nabati, hewani, maupun produk makanan olahan. “Kemudian halal cara memperolehnya, mengangkutnya, memprosesnya, penyimpanannya dan penyajiannya. Keenam kriteria ini harus ada dalam Perwal nantinya,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Sekda Bahagia dalam sambutannya mewakili Wali Kota, mengapresiasi kinerja MPU Banda Aceh yang secara berkesinambungan mengadakan lokakarya sertifikasi kehalalan produk.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar, khususnya kepada pemerintah dalam mengkaji dan mencari formulasi tentang sertifikasi kehalalan berbagai produk yang ada di Kota Banda Aceh saat ini.”ujar Sekda

Hal ini, sebut Sekda, juga dalam rangka mendukung dan memberikan pertimbangan terhadap program pemerintah terutama dalam rangka mendorong masyarakat untuk menggunakan produk halalan thayyiban sesuai ajaran Rasullullah Muhammad SAW.

“Saat ini, tuntutan konsumen akan produk halal belakangan memang semakin besar. Diakui atau tidak, konsumen saat ini makin kritis. Mereka tidak sekedar menuntut produk yang higienis dan terjamin kandungan gizinya, tetapi juga kehalalannya,” katanya.

Ia menambahkan, dewasa ini, produk makanan yang beredar banyak mengandung zat-zat yang tidak sehat dan haram, seperti formalin dan sebagainya.

“Hal ini harus kita sikapi secara serius. Koordinasi dan sinergisitas antar semua pihak harus terjalin dengan baik, sehingga makanan yang dikonsumsi warga Kota Banda Aceh benar-benar terjamin kualitasnya dan tentu harus halalan thayyiban,” pungkas Sekda Bahagia. (Rel)

 

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful