Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / DPP Pakar Aceh, Kecam Tindakan Polisi Abdya yang Mengusir Wartawan Saat Meliput

DPP Pakar Aceh, Kecam Tindakan Polisi Abdya yang Mengusir Wartawan Saat Meliput

Direktur DPP Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (Pakar) Aceh Muhammad Khaidir, SH

Direktur DPP Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (Pakar) Aceh Muhammad Khaidir, SH

LINTAS NASIOANAL – BANDA ACEH, Direktur DPP Pusat Analisis Kajian dan Advokasi Rakyat (Pakar) Aceh Muhammad Khaidir, SH., sangat menyayangkan atas peristiwa dari oknum Polisi yang melarang para Wartawan yang ingin melakukan peliputan Operasi Zebra di Kabupaten Abdya.

Baca: Satlantas Abdya Usir Wartawan Saat Meliput Operasi Zebra 2015

“Kami mengecam keras para oknum-oknum yang melarang rekan-rekan Wartawan pada saat peliputan, untuk memperoleh informasi dilapangan,” ujarnya kepada LINTASNASIONAL.com, Sabtu, 24 Oktober 2015.

Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers pada Pasal 4 menyebutkan, Pertama: Kemerdekaan Pers dijamin sebagai Hak Asasi Manusia, yang Kedua: Pers tidak dikenakan penyensoran, pembredelan atau pelarangan penyiaran/peliputan. Selajudnya Ketiga:  Untuk menjamin kemerdekaan, Pers secara Nasional mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.

“Nah, dalam pasal tersebut jelas menyabarkan kebebasan Pers untuk mendapatkan informasi dan menyebarluaskan kepada Publik,” pungkas Khaidir.

Ia juga menuturkan, celakanya hari ini para oknum Kepolisian yang menghalangi rekan-rekan Wartawan untuk mendapatkan informasi yang akurat dilapangan dan ini adalah pelanggaran hukum dari pihak Kepolisian.

“Kami juga memberikan kejelasan atas sikap yang telah diambil dalam menghalangi para Wartawan saat melakukan tugas peliputan. Kecuali, Perlengkapan Negara berkas/dukomen yang dianggap sebagai rahasia Negara. Sedangkan ini bukan rahasia Negara,” paparnya.

Khaidir menegaskan, ia mengecam keras tindakan tersebut, dan mendesak Kepala Kepolisian setempat untuk memberikan sanksi tegas kepada bawahannya yang menyalahi Aturan, “agar Pers menjadi penyinar informasi publik, layaknya yang termaktup dalam UU Pers,” tegas Direktur Pakar Aceh. (Iskandar.Pb)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful