Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Tak Terima Dilecehkan, Wartawan Lintas Organisasi Demo DPRK Lhokseumawe

Tak Terima Dilecehkan, Wartawan Lintas Organisasi Demo DPRK Lhokseumawe

Rahmad YD

Koordinator Aksi Wartawan, Rahmad YD, Saat berorasi didepan Gedung DPRK Lhokseumawe, Kamis 29 Oktober 2015. (Foto: LN/Iskandar)

LINTAS NASIONAL – LHOKSEUMAWE, Wartawan yang tergabung dalam lintas organisasi pers, seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Persatuan Wartawan Aceh (PWA), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan beberapa organisasi pers lainnya, Kamis 29 Oktober 2015, menggelar aksi demonstrasi ke Gedung DPRK Lhokseumawe.

Mereka tidak terima atas pernyataan oknum wakil ketua DPRK setempat yang telah melecehkan profesi wartawan dihadapan para mahasiswa yang berdemo dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2015 kemarin. Saat itu politisi Partai Demokrat tersebut mengeluarkan pernyataan yang dianggap telah melecehkan profesi wartawan.

Pantauan LINTASNASIONAL.com, wartawan yang berjumlah lima puluhan orang tersebut, memulai aksinya dari sebuah kaffe yang berseblahan dengan Lapangan Hiraq, sekitar Pukul 14.15. WIB, lalu mereka melakukan long march menuju Gedung DPRK Lhokseumawe dengan mengusung poster yang bertuliskan tuntutan kepada lembaga DPRK setempat.

Para Wartawan mengumpulkan ID Card di depan Gedung DPRK Lhokseumawe

Para Wartawan Lintas Organisasi Pers mengumpulkan ID Card di depan Gedung DPRK Lhokseumawe. (Foto: LN/Iskandar)

Koordinator Aksi, Rahmad YD dalam orasinya meminta Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe T. Sofianus alias Pon Cek untuk membuat pernyataan maaf kepada seluruh media dan organisasi wartawan secara tertulis. “Jangan karena ingin menampakkan pencitraan didepan umum, lalu menjelek-jelekkan profesi orang lain,” tegasnya.

Menurut Rahmad, mereka juga meminta kepada Badan Kehormatan Dewan (BKD) untuk mengkaji ulang posisi T. Sofianus sebagai Wakil Ketua DPRK setempat. “Kami minta kepada pimpinan Partai Demokrat Lhokseumawe untuk memberikan pembekalan kepada kadernya tentang cara berkomunikasi yang baik didepan umum dengan tidak menyinggung pihak lain.” Pungkas Rahmad.

Setelah menyampaikan orasinya secara bergantian selama kurang lebih satu jam, para wartawan tersebut membubarkan diri dengan tertib. (IDR)

Baca: Mengaku Khilaf, Wakil Ketua DPRK Lhokseumawe Minta Maaf Kepada Wartawan

 

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful