Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Risalah Politik Generasi Baru

Risalah Politik Generasi Baru

Oleh: Musliadi Salidan

Jika akhir-akhir ini merebak gejala apatisme terhadap partai politik, itu karena rakyat sudah sangat bosan dengan para politisi yang sedang mengisi kursi pemerintahan diparlemen sebagai wakil rakyat, datang dengan tidak membawa konsep apa -apa selain janji yang dibaluti pecitraan belaka, hanya mau mendekati rakyat takala ada kepentingan dan hajatan politik semata, menebar pesona dengan janji yang mengiurkan, setelah hajatan politik usai, rakyat dilupakan bila perlu dicampakkan

Ada yang kecut air wajahnya saat janji-janji politik 5 tahun lalu diungkit sebab tak ditunaikan, berlalu bahkan berubah menjadi sembilu, kini para penonton tegang, menunggu kapan jurus pamungkas “taik, taik,” itu dikeluarkan

Rasa-rasanya kita generasi baru harus mendobrak generasi tua yang semakin tak tentu arah, dengan elektabilitas yang dibuat-buat dan cacat tanggung jawab, penuh hasrat menguasai dan tak jarang berindikasi patron client, makanya di negeri ini, pertempuran politik tak berujung pada produksi kepemimpinan melainkan melahirkan banyak penguasa, dua hal yang sejurus namun memiliki implementasi yang bersebrangan.

Definisi penguasa atau ruler, dominator, possesor berasal dari kata kuasa, kata kerjanya menguasai “to rule, to dominate, to posses, to contro” dengan tangan besi dan telunjuk saktinya menguasai orang orang disekitarnya untuk tunduk pada kemauannya untuk mendukung mencapai tujuan dan cita-cita penguasa dan seringnya semena-mena memaksakan kehendaknya tersebut terhadap objek maupun orang yang dikuasainya, againts their will

Berbeda dengan Pemimpin (Leader) berasal dari kata pimpin (lead), kata kerja memimpin (to lead) dia memimpin orang yang berada disekitarnya untuk memimpin mereka kepada tujuan yang telah disepakati bersama, dengan suka rela dan seorang pemimpin itu tidak menyuruh, namun mengajak dengan dia sendiri berada di posisi terdepan, memimpin, mengarahkan, dan mengkoordinir langkah orang-orang yang dipimpinnya, sosok seperti inilah yang kita harapkan bersama, seorang figur pemimpin sejati yang bijaksana dan mengayomi sehingga dicintai rakyatnya, ramah dan loyal sehingga disegani dan dihormati oleh sahabat sahabatnya, namun tegas dan keras sehingga ditakuti musuh-musuhnya.

Yang berkuasa sekarang adalah orang-orang yang tumbuh dan dibesarkan pada jaman Aceh sedang dilanda komflik, mereka adalah pejuang dan aktivis yang gigih serta militan tapi sekarang mereka telah menghianati apa yang diperjuangkan dan rakyat makin lama makin menderita

Siapa yang bertangung jawab akan hal ini, merekalah generasi tua semua politisi yang serakah yang harus bertangung jawab, sedangkan kita generasi baru bisa melakukan introspeksi, refleksi serta evaluasi dengan ikut aktif dalam setiap evets politik kerakyatan

Oleh karena itu generasi tua harus segera kita kembalikan ke asalnya kita akan mendidik mereka dipemilu yang akan datang dengan tidak memilih mereka lagi sebagai hukuman yang setimpa atas mereka

Kitalah generasi yang akan memakmurkan bangsa ini, mari menciptakan nuangsa politik yang halal dan sehat dengan landasan moralitas dan kejujuran, Semoga ini menjadi langkah awal dalam usaha kita untuk membangun Aceh yang lebih baik ” Yakin Usaha Sampai

Penulis Merupakan Mahasiswa Universitas Malikussaleh dengan program studi agroekoteknologi Pendiri Komunitas Pemuda Peduli Sejarah Aceh, saat ini juga aktif sebagai pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI cabang Lhokseumawe) sebagai ketua Bidang Hukum HAM dan Lingkungan Hidup

Share it!
  • Twitter
  • Facebook
  • email
  • More

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful