Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Dituduh Serobot Lahan Warga, PT Samana Citra: Itu Tidak Benar

Dituduh Serobot Lahan Warga, PT Samana Citra: Itu Tidak Benar


LINTAS NASIONAL – BANDA ACEH, Terkait dengan adanya pemberitaan yang tersebar dalam beberapa hari ini, terutama rekomendasi dari Masyarakat yang menamakan Persaudaraan Laweung Batee (Peulaba) yang menyatakan bahwa PT Samana Citra Agung telah mengambil lahan masyarakat dalam join kerjasama dengan PT Semen Indonesia mendirikan Pabrik di Kecamatan Batee serta berbagai permasalahan lainnya.

Direksi PT Samana Citra Agung mengundang rekan pers sekalian untuk memberikan klarifikasi yang ditujukan agar khalayak umum dapat mengetahui informasi yang benar dan tidak menjadi fitnah nantinya.

“Selama ini yang dikatakan PT Samana Citra Agung mengambil lahan itu tidak benar, Samana tidak menyerobot tanah warga,” kata Safaruddin selaku hukum saat jumpa pers di Kuala Village Banda Aceh, Jumat 22 September 2017.

Safaruddin SH menegaskan kalau perusahaan tidak pernah menyerobot lahan masyarakat dalam join kerjasama dengan PT Semen Indonesia (SIA) untuk mendirikan Pabrik Semen di Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie.

Menurut Safaruddin, berdasarkan surat terakhir dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Aceh ditujukan kepada Gubernur Aceh yang berisikan memberikan data dukungan terhadap persoalan lahan PT Semen Indonesia Aceh.

“Berdasarkan dokumen data fisik dan yuridis itu penguasaan lahan perusahaan tersebut adalah sertifikat hak guna bangunan dan hak pakai dengan luas 1958 hektare,” jelas Safar

Safaruddin menyampaikan, adanya tuntutan pengembalian kerugian lahan milik masyarakat Gampong Kule dan Cot ini setelah melakukan survei lapangan terhadap lahan tersebut, ternyata lahan berada di luar area PT Semen Indonesia Aceh.

“Jadi, memang ada lahan itu ,tetapi bukan di dalam kawasan PT Semen Indonesia, di luar areal,” ujarnya.

Padahal, lanjut Safaruddin, sebelumnya pihak PT Samana sudah mengirimkan surat kepada keuchik terkait pemberitauan keberatan terhadap lahan pendirian PT Semen Indonesia Aceh itu pada 8 September 2016 lalu, kemudian juga ditembuskan kepada muspika dan muspida setempat.

Dalam surat itu dituliskan, pihak perusahaan meminta kepada keuchik agar menyampaikan segera apabila ada lahan yang masuk dalam pembangunan pabrik semen itu.

“Kami sudah sampaikan kepada masyarakat, bahkan kami juga menyiapkan surat keterangan kepemilikan lahan untuk diisikan warga, tetapi keuchik setempat tidak mau meneken, sebenarnya kami tidak mengambil tanah masyarakat disitu,” ujarnya.

Ia mengaku bingung melihat tuntutan beberapa warga yang menuding perusahaan menyerobot lahan warga.

“Lahan mana yang diserobot. Kami tegaskan seluruh lahan milik PT Samana Citra Agung sudah clear and clean (CnC), jadi tidak ada penyerobotan,” tegasnya.

Dalam jumpa pers itu juga hadir Direktur Utama PT Samana Citra Agung, bekas Kepala BPN Pidie dan beberapa bekas aparat gampong di desa yang masuk dalam kawasan pembangunan pabrik semen itu. (ALN)

Share it!
  • Twitter
  • Facebook
  • email
  • More

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful