Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Proyek IPAL Perlu Dikaji Kembali, Ini Kata Anggota Komite III DPD RI

Proyek IPAL Perlu Dikaji Kembali, Ini Kata Anggota Komite III DPD RI

LIPUTAN NASIONAL – BANDA ACEH, Instalasi Pengolahan Limbah Akhir (IPAL) senilai Rp 107 miliar bersumber dari APBN sejak 2015 merupakan proyek strategi nasional.

Proyek ini bertujuan menampung limbah sebanyak 500 rumah daerah kota. Pembangunan terletak di Gampong Pande dan Gampong Jawa, Banda Aceh dengan luas satu hektar pemerintah Aceh dan Kota Banda Aceh perlu dikaji kembali, karena lokasi pembangunan banyak ditemukan situs sejarah.

Hal ini disampaikan Anggota Komite III DPD RI Aceh, Rafli Kande kepada lintasnasioanal.com pada Kamis 12 Oktober 2017.

Secara prinsip, kata Rafli, proyek ini harus dipindahkan kelokasi lain yang layak, tentunya ditinjau lagi dari aspek lingkungan. Agar tidak menjadi permasalahan baru.

“Kemudian untuk pemerintah Aceh dan Kota Banda Aceh harus ada langkah konkrit untuk menghentikan proyek ini, kita dari komite III DPD RI siap membantu dan  mengawal ke Pusat,” ujar Rafli.

Sisi lain, lanjut Rafli, dari pasca penghentian proyek ini juga harus ada komitmen yang jelas untuk pemugaran dalam melestari kawasana situs sejarah ini.

“Pasca penghentian proyek ini juga harus ada komitmen yang jelas untuk pemugaran dalam melestari kawasana situs sejarah ini. Agar tidak lagi terjadi kejadian serupa dikemudian hari,” tegas Rafli. [Muddin]

Share it!
  • Twitter
  • Facebook
  • email
  • More

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful