Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Kepala PKH VI Diminta Bijak Menyikapi Persoalan Hutan Lindung di Aceh Selatan

Kepala PKH VI Diminta Bijak Menyikapi Persoalan Hutan Lindung di Aceh Selatan

ilustrasi

LINTAS NASIONAL – ACEH SELATAN, Persoalan operasi dugaan perambahan hutan lindung beberapa waktu lalu dikawasan Meukek Aceh Selatan, kini mulai meresahkan masyarakat, banyak keluhan-keluhan warga disekitar harus menjadi perhatian Pemerintah.

“Bagaimana tidak, daerah yang sudah turun temurun digarap oleh masyarakat kini sudah diklaim sebagai kawasan hutan lindung, padahal, sejak zaman dahulu masyarakat sudah menjadikan daerah tersebut sebagai tempat untuk berkebun mencari nafkah keluarga. Seperti pengakuan masyarakat disana yang  mengaku sangat terkejut dan terkesan tendesius bahkan cendrung tidak sesuai dengan fakta yang ada” Demikian disampaikan oleh Muslim selaku Koordinator  Komisi Masyarakat Untuk Demokrasi dan Pembangunan-Aceh (KMDP Aceh) pada Senin 16 Oktober 2017.

Kata Muslim, Menurut masyarakat setempat, sejak zaman nenek moyang telah menggarap kebun (hasil pertanian) di wilayah gunung yang diklaim sebagai hutan lindung Dengan adanya operasi tersebut masyarakat mulai khawatir untuk berkebun karena takut akan dianggap melanggar hukum.

Oleh Karena itu ia mberharap, persoalan kawasan hutan lindung yang berada dekat dengan aktivitas masyarakat dan bahkan sudah menjadi bagian dari masyarakat sejak zaman dahulu untuk bertani, harus disikapi dengan bijak oleh pejabat yang berwenang disana, sehingga aksi-aksi tersebut tidak menyebabkan keresahan bagi masyarakat yang akan berdampak luas. Apalagi, banyak masyarakat yang mempertanyakan kenapa operasi-operasi tersebut baru dimunculkan sekarang menjelang Pilkada Aceh Selatan.

“Pertanyaan-pertanyaan tersebut patut menjadi perhatian bagi kita bersama, karena jika misalnya sesuai data yang dipegang oleh kepala KPH VI menyatakan memang dari dulu sudah diduga masuk dalam kawasan hutan lindung, kenapa tidak ditindak jauh-jauh hari? Apa yang menjadi pertimbangan dari kepala KPH VI dari dulu? Atau penetapan daerah tersebut sebagai kawasan hutan baru-baru ini saja? Kan tidak mungkin, Atau jangan-jangan kita menduga memang ada unsur politisnya?,” tanya Muslim

Jika memang benar diduga ada unsur politisnya, KMDP Aceh tidak ingin aksi kepala KPH VI tersebut menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat banyak dalam bekerja mencari nafkah bagi keluarganya, jangan hanya demi kepentingan pribadi atau kelompok-kelompok tertentu lalu mengorbankan masyarakat banyak.

“Saya kira, kita dan siapapun akan mendukung setiap upaya pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan untuk generasi masa depan, Tetapi jika upaya tersebut diduga menjadi bagian dari agenda politik dan mengorbankan masyarakat banyak, saya kira kita semua patut mengecam tindakan tersebut,” Pungkas Muslim

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful