Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Saksi Penembakan Warga Aceh Berhasil Dipulangkan, Haji Uma Apresiasi Pemerintah Aceh

Saksi Penembakan Warga Aceh Berhasil Dipulangkan, Haji Uma Apresiasi Pemerintah Aceh

LINTAS NASIONAL – JAKARTA, Syahrul Ramadhan adalah adik kandung dari almarhum Muhammad Zubir, warga Aceh asal Aceh Jaya yang menjadi korban penembakan di Malaysia beberapa waktu lalu. Dalam kasus yang turut diberitakan media lokal malaysia tersebut, Syahrul Ramadhan ditetapkan sebagai salah satu saksi dalam proses penyelidikan oleh Polisi Diraja Malaysia.

Paska kejadian tragis yang menimpa abangnya, Syahrul Ramadhan mengalami trauma dan ingin segera mungkin dapat kembali ke Aceh. Namun dengan statusnya sebagai salah satu saksi dan kendala biaya, harapannya cenderung sulit untuk diwujudkan pada waktu terakhir sebelumnya.

Tetapi kemudian, peran aktif pihak Dinas Sosial Provinsi Aceh yang terus berupaya membantu kepulangannya melalui kerjasama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Malaysia akhirnya membuahkan hasil, harapan Syahrul Ramadhan untuk dapat pulang ke Aceh pun segera terwujud.

Syahrul Ramadhan telah berhasil keluar dari Malaysia dan sedang berada di Batam untuk serah terima dan menyelesaikan proses administrasi dan rencananya Selasa 7 November 2017 akan diterbangkan ke Banda Aceh setelah transit di Bandara Kuala Namu untuk selanjutnya akan diantar kampung halamannya di Lamno, Kabupaten Aceh Jaya.

Keberhasilan pemulangan Syahrul Ramadhan di apresiasi oleh Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Aceh, H. Sudirman atau Haji Uma. “Upaya dan kerja keras Pemerintah Aceh dan juga KJRI di Malaysia dalam upaya pemulangan Syahrul Ramadhan ke Aceh patut diberikan apresiasi”, ujar Haji Uma.

Menurut Haji Uma, dirinya selama secara intens berkomunikasi dengan unsur Dinas Sosial Aceh dalam hal ini Rohaya Hanum, Kasi Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial (PSKBS) dan juga dengan Staf Fungsi Konsuler KJRI di Malaysia, Ivan Destrada Parapat. Dari hasil komunikasi diketahui bahwa pada awalnya pihak Kepolisian Diraja Malaysia keberatan untuk mengizinkan Syahrul keluar dari Malaysia karena terkait statusnya sebagai saksi dalam kasus almarhum Muhammad Zubir.

Namun setelah pihak KJRI memberikan rasionalisasi terkait adanya potensi ancaman terhadap Syahrul Ramadhan dalam kapasitasnya sebagai saksi dan mempertanyakan jaminan perlindungan keselamatan dari Kepolisian Diraja Malaysia. Akhirnya pihak Kepolisian Malaysia mengizinkan Syahrul Ramadhan dengan catatan jika dibutuhkan kesaksiannya di Pengadilan maka Syahrul dapat hadir diwaktu kedepan nantinya.

Terkait dengan kasus almarhum Muhammad Zubir sendiri, menurut Haji Uma dari informasi yang diketahuinya saat ini Polisi Diraja Malaysia telah menangkap 2 orang tersangka yakni Asmiati (istri korban) dan seorang warga Malaysia. Sementara seorang tersangka lainnya atas nama Mardianto alias Kiki warga Jambi masih berstatus buron.

Haji Uma sendiri sejak awal adanya informasi terjadinya kasus almarhum Muhammad Zubir, telah berkomunikasi intensif dengan Syahrul Ramadhan dan pihak keluarga di Aceh dalam upaya menelusuri kebenaran informasi kejadian almarhum Muhammad Zubir.

Syahrul sendiri saat itu menyampaikan keinginannya untuk pulang ke Aceh sangat besar dan tak ada lagi keinginan kembali ke Malaysia kedepan nantinya.

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful