Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / PEMIRA Unsyiah 2018 Sebagai Bentuk Unsyiah Maju

PEMIRA Unsyiah 2018 Sebagai Bentuk Unsyiah Maju

Alfin Mahasiswa Unsyiah

LINTAS NASIONAL – BANDA ACEH, Mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Unsyiah Alfin Siddiq memberikan komentar terkait dengan dilaksanakannya PEMIRA Unsyiah 2018. Setelah ditetapkan oleh KPR (Komisi Pemiliharan Raya) Unsyiah 2018 pada 1 Desember 2017 mengenai agenda Pendaftaran dan Pengumpulan Berkas Calon Ketua BEM Unsyiah dan Calon Anggota DPM Unsyiah.

Menurutnya akan memunculkan nama-nama aktivis kampus dari berbagai latar belakang organisasi untuk bertarung memperebutkan kursi nomor 1 di organisasi yang berada di Universitas tersebut. Selain sebagai pesta demokrasi kampus, dilakukannya PEMIRA adalah sebagai bentuk untuk menampung seluruh aspirasi dari kalangan mahasiswa.

“Setelah ditetapkan oleh KPR Unsyiah mengenai jadwal pendaftaran calon ketua BEM dan Anggota DPMU memunculkan nama-nama aktivis dari berbagai latar belakang, tidak hanya organisasi namun juga cara pandang, Namun bukan itu yang terpenting, yang paling harus diutamakan adalah apakah calon tersebut mampu menampung aspirasi seluruh mahasiswa Unsyiah, karena ini setelah menjadi Presiden Mahasiswa maka ia harus bersikap netral, bijaksana dan mampu merangkul seluruh elemen” Kata Alfin Siddiq dalam rilisnya dengan media Lintas Nasional Senin, 4 Desember 2017.

Menurutnya, Unsyiah saat ini membutuhkan Calon Presiden Mahasiswa yang maju karena peduli dengan suara mahasiswa dan mampu mengemban amanah secara totalitas. Presiden Mahasiswa kedepan harus berasal ril dari suara mahasiswa, bukan hasil dari titisan atau titipin kalangan tertentu. Sebab presiden mahasiswa adalah pemimpin seluruh mahasiswa tidak hanya pada satu kalangan saja.

Beliau berharap, agar seluruh pendukung calon Presiden Mahasiswa agar tidak saling melakukan propaganda dan menjaga agar PEMIRA berjalan sesuai aturan yang berlaku demi terciptanya demokrasi yang halal. Siapapun yang terpilih menjadi presiden mahasiswa harus memiliki pengetahuan, wawasan, relasi dan metal yang kuat agar mampu mengemban amanah terhadap nawa cita Unsyiah yang lebih MAJU dan bukan menjadi duka cita.

“Saya berharap, siapapun nantinya yang menjadi Presiden Mahasiswa Unsyiah 2018 adalah pemimpin yang memiliki nawa cita menjadikan Unsyiah MAJU (Mandiri, Aspiratif, Jujur dan Unggul). Yang paling penting adalah terselenggaranya PEMIRA yang jujur agar mampu menciptakan pemimpin yang amanah terhadap aspirasi mahasiswa.

Sebab ketika sudah menjadi presiden mahasiswa, maka harus menjadi pemimpin yang bijaksana, jujur dan mampu merangkul seluruh kalangan mahasiswa yang saat ini haus akan hal tersebut.” tutup Mahasiswa Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Universitas Syiah Kuala ini. (Red)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful