Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / KAMMI: Sewa Pawang Hujan, AWSC Turun Kasta

KAMMI: Sewa Pawang Hujan, AWSC Turun Kasta

LINTAS NASIONAL – BANDA ACEH, Pertandingan turnamen Aceh World Solidarity Cup (AWSC) 2017 telah berlangsung di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh sejak Sabtu 2 Desember 2017. Hampir seluruh pertandingan dipastikan sudah selesai dilaksanakan. Berbagai kejadian menarik telah tercipta di even yang berskala di Internasional ini.

Salah satu yang paling menarik untuk dibicarakan adalah pertandingan
Kyrgyzstan kontra Mongolia dan Indonesia melawan Brunei Darussalam yang berlangsung dalam kondisi hujan deras. Akibatnya rumput lapangan pertandingan menjadi mudah rusak dan becek. Sehingga para pemain dari masing-masing tim kesulitan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Mereka terpaksa bermain bola seperti bermain di tengah sawah.

Diakui oleh promotor AWSC, Simon Batara, pihaknya sudah menyiapkan dua pawang hujan untuk turnamen ini dan telah bekerja selama 10 hari. Namun tetap saja hujan tidak dapat dielakkan.

Menanggapi pernyataan promotor AWSC, ketua umum PW KAMMI Aceh Tuanku Muhammad sangat menyayangkan jika praktik sewa pawang hujan masih menjadi pilihan dalam menyelesaikan masalah kehujanan. Seharusnya praktik yang identik dengan kesyirikan ini bisa dihilangkan di zaman sekarang ini.

“Kita merasa lucu saja jika ajang yang katanya bertaraf internasional masih menggunakan cara-cara lama dalam menanggulangi hujan. Jika seperti ini, ajang AWSC bisa ditertawakan oleh dunia Internasional. Bisa-bisa AWSC dari ajang turnament Internasional turun kasta menjadi turnamen antar kampung (Tarkam).” kata Tuanku.

Disamping itu, yang paling disesalkan nantinya adalah membawa kesan jika orang Aceh yang katanya sedang menjalankan pelaksanaan Syariat Islam tapi ternyata dalam kehidupan sehari-hari masih bergelut dengan dunia perdukunan yang penuh kesyirikan.

Oleh karena itu, kita sangat menginginkan kedepan agar praktik sewa pawang hujan ini bisa dihilangkan. Mari kita kembalikan semua ini kepada Allah yang Maha Kuasa dengan memperbanyak doa.

“Jika dikhawatirkan akan terjadi hujan dan membuat lapangan becek, seharusnya panitia jauh-jauh hari bisa menyiapkan sistem drainase lapangan stadion Harapan Bangsa yang lebih baik. Bukan dengan menyewa pawang hujan yang membuat citra orang Aceh menjadi kerdil dan ketinggalan zaman”. Saran Tuanku. (Red)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful