Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Mahasiswa Minta Pusat Administrasi Pengelolaan KEK Arun Harus di Lhokseumawe

Mahasiswa Minta Pusat Administrasi Pengelolaan KEK Arun Harus di Lhokseumawe

 

Ketua BEM Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, Muslem Hamidi. IST

LINTASNASIONAL.COM, LHOKSEUMAWE- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Malikussaleh (Unimal) Aceh Utara, berharap pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun harus berada di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.

Karena berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Kawasan Ekonomi Khusus Arun Lhokseumawe, juga disebutkan bahwa Gubernur Aceh yang menetapkan badan usaha pembangunan dan pengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe.

“Badan usaha dan pengelola inilah yang nantinya akan bertanggung jawab atas pembiayaan pembangunan, serta pengelolaan KEK Arun tersebut,” kata Ketua BEM Unimal, Aceh Utara, Muslem Hamidi, kepada Lintasnasional.com, Sabtu 16 Desember 2017.

Untuk itu, pihaknya meminta Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf agar menetapkan badan usaha itu harus di wiliyah Kota Lhokseumawe.

Menurut Muslem, dalam peraturan yang disebutkan itu juga mengatur batas wilayah kedudukan KEK Arun Lhokseumawe, yang juga digambarkan dalam peta sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari PP tersebut.

“Jadi sudah jelas dalam PP dimaksud telah disebutkan bagaimana kedudukan KEK Arun,” kata Muslem.

Oleh karena itu, Gubernur Aceh harus amanah dalam merealisasikan seluruh ketentuan yang sudah diatur dalam PP dimaksud. Selain itu, termasuk dalam menentukan tempat badan usaha mulai dari pengurusan administrasi serta perizinan pengelolaan KEK Arun, hal ini semua diharapkan harus berada di Lhokseumawe dan Aceh Utara. Jangan di diletakkan di Provinsi atau Banda Aceh.

“Kita juga menilai, jika dilihat dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di Lhokseumawe maupun Aceh Utara, saya rasa tidak perlu diragukan lagi. Karena di sini juga banyak akademisi-akademisi dari berbagai perguruan tinggi yang ada di daerah ini khususnya, dengan begitu kita yakin bahwa dari segala potensi tersebut tentunya sanggup mengelola Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun dengan baik untuk kedepan,” ungkap Muslem Hamidi.

Lanjutnya, masyarakat Lhokseumawe dan Aceh Utara dengan segala potensi yang ada sudah siap menunggu kehadiran KEK Arun di wilayah tersebut. Untuk kembali menjadikan daerah itu sebagai kota industri atau dengan istilah Petro Dolar yang dulu pernah berjaya saat pengoperasian migas di Provinsi Aceh.

Harapan mahasiswa tersebut sependapat dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe, seperti diketahui bahwa Pemko Lhokseumawe menginginkan semua pusat administrasi dan perizinan terhadap pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun dilakukan di wilayah tersebut, sehingga lebih fokus dalam pengembangan usaha.

Penulis: Muhammad Fazil

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful