Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Kakek 72 Tahun Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku

Kakek 72 Tahun Diduga Cabuli Anak Dibawah Umur, Polisi Berhasil Tangkap Pelaku

 

Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu (kiri) didampingi Wakapolres Lhokseumawe Kompol Imam Asfali, S.Ik (kanan), memberi keterangan pers terkait kasus pelecehan seksual, Jumat 23 Maret 2018.

LINTASNASIONAL.COM, LHOKSEUMAWE– Seorang kakek berinisial AJ (72) warga Kecamatan Nisam Antara, Kabupaten Aceh Utara, diduga mencabuli anak di bawah umur atas nama anggrek (nama samaran) berusia 7 tahun yang juga cucu kandung tersangka.

Kini tersangka AJ telah ditangkap oleh pihak Kepolisian Reskrim Polres Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta Irawan, S.I.K melalui Kasat Reskrim AKP Budi Nasuha Waruwu, mengatakan, diduga setelah tersangna melakukan pelecehan seksual terhadap cucu kandungnya itu, lalu tersangka sempat melarikan diri selama kurun waktu tiga bulan. Peristiwa itu terjadi pada 26 November 2017 lalu, namun akhirnya tersangka berhasil ditangkap di kawasan Aceh Utara.

Lanjut Budi Nasuha, penangkapan tersangka berawal atas laporan dari ibu kandung korban pada November 2017 lalu. Pihaknya pun langsung bertindak untuk melakukan pengejaran terhadap tersangka hingga akhirnya berhasil ditangkap.

Kejadian tersebut berawal ibu korban (saksi) menitipkan korban pada tersangka (kakek korban), saat itu ibu korban hendak pergi ke pasar. Namun ketika itu saksi melihat korban menangis karena meninggalkan korban bersama tersangka, karena saksi percaya dengan tersangka, ia pun pergi dan meninggalkan korban dengan tersangka (kakek) tersebut.

“Melihat korban menangis, lalu tersangka memberi uang senilai Rp.10 ribu kepada korban sembari mengatakan “Ini kakek kasih uang Rp.10 ribu, kita cari kutu di dalam kamar (tempat tidur),” kata AKP Budi Nasuha Waruwu, kepada wartawan di Mapolres setempat, Jumat 23 Maret 2018.

Saat itu korban dengan posisi telungkup di tempat tidur, lalu tersangka membalikkan badan korban sehingga tersangka mencabuli korban.

Budi menambahkan, menurut keterangan ibu korban (saksi), korban mengalami kesakitan dibagian kemaluannya dan saat itu pun korban ingin berteriak, namun korban merasa ketakutan melihat wajah tersangka yang hendak memukulnya.

Tersangka sempat mengancam korban agar perbuatan pelecehan seksual tersebut untuk tidak dikasih tahu sama siapapun.

“Jangan kasih tahu sama siapapun, malu kita,” ujar Budi Nasuha, menuri keterangan saksi.

Setalah itu tersangka keluar dari kamar tersebut, kemudian sekitar pukul 19:00 WIB korban merasa ada yang membuka celananya dalam keadaan gelap, tersangka pun langsung menyetubuhi korban. Namun tiba-tiba ibu korban pulang dan masuk ke dalam kamar sembari membawa alat penerangan, saat terpergok tersangka kaget (terkejut) melihat ibu korban saat itu.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan Pasal 34 JO Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Polisi juga turut mengamankan barang bukti satu buah baju gamis warna hijau, satu buah celana dalam korban, dan satu buah jilbab warna hijau.

Penulis: Muhammad Fazil

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful