Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Wartawan Dilarang Meliput, Komisi VII Diduga Bahas Pejabat Aceh yang Menikmati PSK Online

Wartawan Dilarang Meliput, Komisi VII Diduga Bahas Pejabat Aceh yang Menikmati PSK Online

LINTAS NASIONAL – BANDA ACEH, Sejumlah awak media kecewa dengan sikap Anggota Komisi VII DPR Aceh yang melarang wartawan meliput.

Padahal sebelumnya Komisi VISI sudah mengirimkan undangan resmi kepada awak media, namun tidak diizinkan dengan alasan rapat tertutup.

Di undangan disebutkan Komisi VII DPR Aceh menggelar rapat kerja bersama Kapolda Aceh, MPU Aceh, Kadis Syariat Islam Aceh, Kadis Budpar Aceh, Ka. SatPol PP dan WH Aceh pada Rabu, 28 Maret 2018, pukul : 14.00 WIB di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPR Aceh dengan agenda terkait penerapan dan penegakan Syariat Islam di Aceh.

Sejumlah awak media, baik online, cetak maupun elektronik berada di lokasi, tiba-tiba Ketua Komisi VII H. Gufran Zainal Abidin, MA meminta semua wartawan untuk keluar dari ruang sidang.

“Diberitahukan kepada awak media untuk mengambil foto saja, setelah itu diminta keluar, setelah kami gelar rapat tertutup nanti kami akan sampaikan hasilnya,” kata Gufran yang juga pimpinan sidang.

Permintaan itu membuat awak media kecewa, bahkan beberapa orang wartawan mempertanyakan kanapa rapat digelar tertutup, padahal hanya membahas penegakan hukum Syariat di Aceh, dan bukan sebuah rahasia yang tidak boleh diketahui publik.

Lalu Wakil Ketua Komisi VII DPR Aceh, H. Musannif, SE mengatakan, sidang tersebut terpaksa harus digelar tertutup karena sesuai dengan permintaan forum.

“Tadi pimpinan sidang menanyakan pada forum, apakah rapat ini digelar terbuka atau tertutup, mereka menjawab tertutup,” kata Musannif

Sehingga timbul tanda tanya di kalangan awak media, serta menduga rapat tersebut membahas para pejabat yang ikut menikmati PSK online yang ditangkap beberapa waktu lalu di sebuah hotel kawasan Aceh Besar.

“Apa betul Pak Musannif, rapat itu sengaja digelar tertutup karena membahas nama-nama pejabat Aceh yang diduga menikmati PSK online, yang ditangkap beberapa waktu lalu?,” tanya salah seorang wartawan.

Musannif mengaku tidak tahu dan beralasan terlambat hadir, “Waduh, kalau itu saya tidak tahu, karena saya baru datang,” kata Musannif sambil tertawa

Sebelumnya diberitakan polisi berhasil mengamankan seorang mucikari PSK online berinisial MRS (27) serta menciduk 7 orang yang diduga sebagai PSK online
di The Pade Hotel Lampeuneurut, Aceh Besar, Rabu 21 Maret 2018.

Belakangan MRS membuat pengakuan yang mengejutkan siapa saja yang menikmati PSK Online, salah satunya dari kalangan pejabat di Aceh. (Alan)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful