Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Kapal Kemanusiaan Untuk Suriah Akan Dilepaskan Dari Aceh

Kapal Kemanusiaan Untuk Suriah Akan Dilepaskan Dari Aceh

LINTASNASIONAL.com, Tak ada jeda untuk sekadar menghela napas. Ini tentang urusan kemanusiaan. Krisis kemanusiaan tak pernah mengenal waktu. Meski lelah, duka di belahan dunia lain belum juga mereda, apalagi duka bagi Bumi Syam, Tanah Suriah.

Setelah berhasil memboyong 2.000 ton beras Kapal Kemanusiaan untuk Palestina, kali ini kesempatan terbaik datang lagi bagi bangsa ini. Aksi Cepat Tanggap (ACT) bersama bangsa Indonesia, sedang berikhtiar mempersiapkan ikhtiar yang tak kalah besar melayarkan kembali Kapal Kemanusiaan. Kali ini untuk Suriah.

Hanya membutuhkan waktu sekitar satu bulan lamanya, 1.000 ton beras atau setara satu juta kilogram berhasil dihimpun. Kini, beras untuk Kapal Kemanusiaan Suriah (KKS) disiapkan pertama kali oleh orang Aceh.

Dibeli langsung dari petani Aceh dengan harga yang pantas dan layak, manfaat program Kapal Kemanusiaan begitu dirasakan oleh petani Aceh. Husaini Ismail, Kepala Cabang ACT Aceh mengatakan, biasanya jelang panen raya, padi hasil panen petani mengalami penurunan harga (anjlok).

“Namun, ketika program KKS ini hadir, mereka para petani merasa senang karena padinya dibeli dengan harga yang pantas. Lebih dari itu, efek domino lainnya adalah menimbulkan awareness untuk memberikan pemicu bagi para petani di Aceh tentang empati untuk ranah kemanusiaan,” kata Husaini.

Tak tanggung-tanggung, pelibatan petani dalam program KKS ini mencakup 9 wilayah di kota/kabupaten Provinsi Aceh.

*Beras terbaik siap dibawa sampai Suriah*

Senin kemarin (9/4), di Kilang Padi mitra ACT di Gampong Lam Neuheun, Aceh Besar, mobil truk kontainer dengan panjang sekitar 12 meter terparkir gagah di halaman depan. Kontainer kosong siap dimuat ribuan karung beras.

Sementara itu, di sudut lain Kilang Padi, puluhan relawan lokal sudah berdiri gagah dengan semangat. Setiap relawan yang terlibat, mimik wajahnya antusias. “Orang Aceh antusias, bisa segera melayarkan bantuan Kapal Kemanusiaan untuk Suriah,” ujar Husaini.

Sesuai rencana, setiap harinya sejak Senin kemarin, ada 5 truk yang akan diisi oleh ribuan karung beras. Satu truk bisa membawa sekaligus dua kontainer. Kalau satu kontainer bisa memuat 1.000 karung beras, artinya 10.000 karung setiap harinya bisa dimuat di Kilang Padi ini.

Insya Allah, proses stuffing ini akan selesai dalam beberapa hari ke depan. Hari Senin ini kita mulai muat beras di 5 truk kontainer, setiap hari Insya Allah beras bisa masuk sepuluh ribu karung. Ke depannya juga akan sama seperti itu, sampai hari pelepasan menuju pelabuhan Belawan, Medan,” tambah Husaini.

Setelah proses stuffing selesai, sepuluh truk kontainer terakhir akan dilepas bersamaan di Masjid Raya Baiturrahman, Aceh pada hari Ahad, (15/4). Acara pelepasan pun akan dihadiri oleh puluhan ribu masyarakat Aceh.

Seiring dengan pelepasan, akan dibarengi pula dengan Tablig Akbar. Sebagai wujud rasa syukur atas bantuan yang telah dihimpun masyarakat Aceh untuk pengungsi Suriah yang sedang dirundung duka.

“Puluhan ribu masyarakat Aceh sangat antusias melepas pemberangkatan Kapal Kemanusiaan untuk Suriah ini, mereka senang bantuan ini berawal dan dihimpun dari Aceh, sebagai wujud rasa syukur atas semua ini, masyarakat menyelenggarakan Tablig Akbar. Kita juga sedang menunggu konfirmasi dari Duta Besar Turki untuk bisa
memberikan kata sambutan pada acara kita ini. InsyaAllah beberapa ulama nasional seperti Syekh Ali Jaber, Ustad Fadlan Papua juga akan hadir. Ulama Aceh yang InsyaAllah akan hadir Tgk. H. Faisal Ali, Tgk. H. Yusuf Abdul Wahab (Tu Sop), Tgk. H. Nuruzzahri, Abi Lampisang, Aba Asnawi Lamno dan beberapa ulama lainnya”, tambah Husaini.

Selain itu, Insya Allah akan turut hadir pula Menteri Luar Negeri, serta pejabat SKPD Aceh untuk melepas puluhan truk kontainer yang akan menuju pelabuhan Belawan, Medan.
Beras Kapal Kemanusiaan Suriah akan dilayarkan di pelabuhan Belawan Medan menuju salah satu pelabuhan di Turki pada tanggal 21 April 2018.

“Insya Allah, beras ini akan sampai dan dirasakan manfaatnya oleh para pengungsi Suriah pada bulan Ramadan nanti,” ujar Bambang Triyono selaku Direktur Global Humanity Response ACT.

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful