Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Ghazali Abas Harap Aceh Tetap Damai Dibawah NKRI

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Ghazali Abas Harap Aceh Tetap Damai Dibawah NKRI

LINTASNASIONAL.COM, BANDA ACEH – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) dari kelompok DPD RI, Ghazali Abbas Adan menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Aula Kesbangpol Aceh, Banda Aceh, Sabtu 21 April 2018.

Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Gerakan Pemuda Islam (GPI) Aceh, dan diikuti oleh puluhan perwakilan Ormas, OKP dan mahasiswa.

Selain Ghazali Abbas, Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini turut menghadirkan dua nara sumber lainnya, yakni Prof Dr Faisal A. Rani, SH., M. Hum dan Drs H Miswar Sulaiman.

Dalam pemaparannya, Ghazali Abbas memaparkan perihal keutuhan NKRI dengan berpegang pada Empat Pilar Kebangsaan. Menurutnya, ditengah keberagaman masyarakat Indonesia, pancasila adalah perekat dalam berbangsa dan bernegara. Untuk itu, ia mengajak semua masyarakat tetap bersatu dengan dasar kesamaan.

“Dalam membina keutuhan NKRI, kita hendaknya berpedoman pada empat pilar kebangsaan. Yakni Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara,” paparnya.

Ghazali Abbas juga dengan tegas mengatakan bahwa Aceh adalah bagian tak terpisahkan dari NKRI. Karenanya ia menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Aceh untuk senantiasa menjaga ketentraman dan kedamaian.

“Jangan lagi ada pemikiran dikotomi antara Aceh dan Jakarta (Pemerintah Indonesia-red). Aceh adalah bagian dari NKRI. Dalam MoU Helsinki dengan tegas disebutkan bahwa Aceh adalah bagian dari entitas Republik Indonesia. Untuk itu, Aceh harus tetap damai dibawah payung NKRI,” tegas Senator asal Aceh ini.

Dalam kesempatan itu juga, Prof Dr Faisal A. Rani, SH, M. Hum mengatakan bahwa Ketuhanan Yang Maha Esa sebagaimana termaktub dalam sila pertama pancasila bermakna Islam. Bahkan menurutnya, semua butir dari pancasila adalah nilai-nilai Islam.

“Esa pada butir pertama pancasila menurut keyakinan Islam adalah satu yang tiada dua, dan tidak pula berawal dan berakhir. Pancasila adalah nilai-nilai Islam,” sebutnya.

Sementara Drs H Miswar Sulaiman dari Keluarga Besar (KB) PII Aceh memaparkan pancasila adalah falsafah bernegara yang diambil dari nilai-nilai Islam. Namun demikian, ia menekankan bahwa pancasila bukanlah aqidah yang harus diimani.

Miswar Sulaiman juga mengatakan bahwa pancasila adalah perwujudan dari nilai-nilai Islam. Karenanya, hanya Islamlah yang cocok dengan pancasila. “Pancasila itu ikut bagaimana Islam. Hanya Islam yang cocok dengan pancasila. Yang lain tidak cocok,” ungkapnya. [MK]

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful