Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Anggota MPR RI Asal Aceh, Ghazali Abas Gelar RDP Tentang Politik Halal

Anggota MPR RI Asal Aceh, Ghazali Abas Gelar RDP Tentang Politik Halal

LINTASNASIONAL.COM, BANDA ACEH – Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) asal Aceh, Ghazali Abbas Adan, menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat dan pemuda Aceh. Acara ini berlangsung di Aula Kesbangpol Aceh, Banda Aceh, Minggu 22 April 2018.

Kegiatan yang mengusung tema “Praktik Politik Halal Cerminan Perilaku Politisi Beradab dan Terhormat” ini turut menghadirkan dua pemateri lainnya, yakni Ketua DPW Partai NasDem Aceh Zaini Djalil dan Komisioner KKR Aceh Fajran Zain.

Dalam pemaparannya, Ghazali Abbas mengaku judul tentang praktik politik halal sengaja diangkat sebagai upaya dan usaha untuk mewujudkan politik yang sehat dan bersih di Aceh.

Menurutnya, praktik politik di Aceh saat ini cenderung kotor karena banyaknya pelanggaran seperti intimidasi, politik transaksional, merusak atribut lawan, dan terlalu sukar menebar janji palsu kepada masyarakat.

Ia mengatakan, tolak ukur terciptanya politik halal adalah keimanan dan yakin akan hari akhir. “Jadi kalau seorang politisi punya iman dan yakin akan hari akhir pasti perilakunya juga akan baik dalam politik,” ungkapnya.

Pada kesempatan ini, Ghazali Abbas dengan tegas mengatakan bahwa politik itu tidak bisa lepas dari yang namanya iman. “Dan ini harus menjadi prinsip bagi setiap politisi bila ingin Aceh menjadi lebih baik,” sebutnya, seraya mengimbau agar masyarakat juga cerdas dalam menentukan pilihannya, dan mengkritisi politisi yang kotor.

Pemateri lainnya, Fajran Zain dari Komisi KKR Aceh, memaparkan perilaku politik kotor yang dimainkan oleh politisi tidak terlepas dari sistem yang telah membelenggunya.

Menurutnya, sebahgian besar politisi tidak lagi memiliki idealisme tatkala masuk kedalam politik praktis. “Ketika proses politik sudah tidak halal, maka tatkala terpilih praktik politiknya pasti tidak halal. Mereka akan cenderung mempertahankan kekuasaan dengan melakukan segala cara,” ungkapnya.

Sementara Ketua DPW NasDem Aceh, Zaini Djalil mengutarakan bahwa pada dasarnya politik adalah pekerjaan yang mulia. Persoalan saat ini tergantung pada setiap individu (politisi), apakah ingin memperbaiki image negatif yang disematkan selama ini atau tetap mengikuti alur politik kotor tanpa berupaya mewujudkan politik halal.

Menurutnya, dalam mewujudkan politik halal ini juga butuh proses dan waktu, serta tanggung jawab semua stakeholders. Ia menyebut saat ini sebahgian partai politik seperti Partai NasDem telah berupaya mewujudkan politik halal ini, salah satunya dengan mengempanyekan politik tanpa mahar.

“Memang memberantas sistem politik saat ini yang cenderung transaksional tidaklah mudah. Namun bukan hal yang mustahil untuk mewujudkan politik halal andai partai politik dikuasai oleh individu-individu yang benar, dan para politisinya punya komitmen menjalankan praktik yang benar,” pungkasnya. [MK]

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful