Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Pelayanan Bank BRI Cabang Bireuen Dikeluhkan Oleh Nasabah

Pelayanan Bank BRI Cabang Bireuen Dikeluhkan Oleh Nasabah

LINTAS NASIONAL, BIREUEN – Nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bireuen keluhkan pelayanan bank tersebut, keluhan tersebut terkait dengan sistim antrian nasabah ke teller yang sebelumnya menggunakan nomor antrian yang saat ini telah di ubah menggunakan labirin antrian yang terletak di depan teller.

Hamdani salah satu nasabah asal Desa Meunasah Dayah Bireuen pada Kamis 26 April 2018 mengatakan bahwa sistim antrian labirin membuat para nasabah kelelahan karena harus berdiri lama menunggu.

“Dulu antrian menggunakan nomor, nasabah bisa duduk di kursi sambil menunggu antrian, saat ini harus berdiri di dalam labirin sehingga para nasabah lelah,” ujar Hamdani yang dibenarkan oleh hampir 10 orang nasabah yang sedang antri di dalam labirin.

Selain itu beberapa nasabah perempuan juga ikut mengeluhkan sistim antrian tersebut.

“Coba bayangkan kalau ibu hamil, orang cacat dan orang tua yang terpaksa berdiri lama dalam labirin, kan kasihan,” ujar salah satu nasabah perempuan yang enggan menyebutkan namanya.

Menurut pantauaan media di BRI cabang Bireuen pada Kamis 26 April 2018 hampir 10 orang nasabah sedang antri di dalam sebuah labirin antrian yang sengaja dibuat oleh management bank di depan teller, sementara itu mereka hanya dilayani oleh satu orang teller saja. Beberapa kali suara yang berasal dari salah satu komputer memanggil nomor antrian menuju Costumer Service. Bangku antrian yang dulu penuh oleh para nasabah terlihat kosong.

Padahal negara Indonesia telah mengatur bagaiamana lembaga pelayanan publik untuk bisa memberikan kenyamanan kepada penyandang disabilitas dalam Undang-undang Nomo 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas.

“Pelayanan Publik adalah kegiatan atau rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan kebutuhan pelayanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan bagi setiap warga negara dan penduduk atas barang, jasa, dan/atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik,” demikian bunyi pasal 1 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016.

Sementara itu bagian Umum Bank BRI Cabang Bireuen Iskandar kepada media mengatakan bahwa sistim antrian diubah oleh BRI Cabang Bireuen justru untuk memaksimalkan dan mempercepat pelayanan, namun tidak ada penjelasan yang rinci terkait dengan cepatnya sistim antrian labirin dengan nomor antrian.

Terkait dengan adanya orang tua dan ibu hamil yang akan melakukan transaksi dengan teller Iskandar berkilah bahwa mereka akan dilayani khusus oleh Bank.

Namun diujung percakapan Iskandar berjanji akan melakukan evaluasi dan perubahan pelayanan kedepan.

“Terimakasih telah mengkritisi pelayanan kami, insya Allah kami akan melakukan perubahan kedepan,” tutup Iskandar. (Zoel SoPAN)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful