Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / BYTRA Lhokseumawe Buka Pendaftaran Pelatihan Investigasi untuk Jurnalis dan Aktivis

BYTRA Lhokseumawe Buka Pendaftaran Pelatihan Investigasi untuk Jurnalis dan Aktivis

 

LINTASNASIONAL.COM, LHOKSEUMAWE- Resources Joint Solution (SRJS) bekerja sama dengan Bina Rakyat Sejahtera (BYTRA) Lhokseumawe, mengadakan kegiatan fellowship investigasi untuk jurnalis dan Aktivis CSO dalam rangka pengurangan deforestasi (penebangan hutan) yang meliputi kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Puesangan Bireun, Krueng Jambo Aye, Aceh Utara dan Krueng Aceh Tamiang.

Direktur Bina Rakyat Sejahtera (BYTRA) Lhokseumawe, Saifuddin Irhas mengatakan, tujuan membuka fellowship investigasi untuk Jurnalis dan Aktivis CSO untuk mengungkap praktek-praktek kejahatan lingkungan yang diduga telah memberikan dampak deforestasi dan degradasi hutan, lokasi lahan khususnya di wilayah PJT atau Puesangan, Krueng Jambo Aye dan Krueng Tamiang.

Oleh karenanya, peran media dan jurnalis sangat penting dalam mendukung terciptanya tata kelola lingkungan yang akuntabel, transparan dan berkelanjutan, supaya tata kelola lingkungan bisa lebih baik lagi untuk ke depan.

“Untuk tema investigasi dan peliputan fokusnya adalah tentang isu lingkungan hidup, dan kehutanan untuk pengurangan deforestasi khususnya di wilayah PJT,” ujar Saifuddin Irhas yang juga sebagai Dewan Daerah Walhi Aceh, Kamis 3 Mei 2018.

Menurut Saifuddin, ada beberapa tema fellowship investigasi yang bisa dipilih oleh calon peserta di antaranya akuntabilitas korporasi terhadap penyelenggaraan perizinan, perbaikan pembuatan kebijakan (aturan/regulasi, perizinan), penegakan hukum (industri ekstraktif, hutan dan kebun sawit), pengelolaan hutan berbasis masyarakat (Wilayah Kelola Masyarakat dan Perhutanan sosial yang di dalamnya salah satunya mencakup Hutan Adat), dan jaringan permodalan dan pemasaran produk kehutanan dan perkebunan kelapa sawit.

“Kita membuka kegiatan ini terbuka untuk jurnalis daerah dan aktivis CSO di Provinsi Aceh meliputi Kabupaten Bireuen, Kota Lhokseumawe, Aceh Utara, Aceh Timur, Langsa dan Aceh Tamiang. Nantinya akan diseleksi oleh panitia sebanyak 12 proposal peliputan, dengan rencana peliputan terbaik akan diundang mengikuti pelatihan,” ujarnya.

Saifuddin menambahkan,
namun tiga peserta terpilih akan mendapatkan biaya liputan investigasi sebesar Rp10 juta, dan bimbingan lebih mendalam untuk melakukan peliputan tersebut.

Batas waktu pengiriman proposal peliputan yaitu pada 20 Mei 2018. Oleh karena itu, bila ada yang berminat bisa mengirimkan proposalnya ke kantor Sekretariat Bina Rakyat Sejahtera (BYTRA) Jl. Tu. Agam No. 60 D, Kuta Blang, Banda Sakti – Kota Lhoksuemawe dan melalui emali rakyat.sejahtera@gmail.com.

Sementara itu, Mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Lhokseumawe, Zainal Bakri menambahkan, ini merupakan kesempatan dan peluang terbaik bagi rekan jurnalis, terlabih bagi jurnalis muda menjadi peluang besar dalam mengembangkan ilmu jurnalistik lebih mendalam.

“Karena sejauh ini masih minim jurnalis yang mengangkat isu lingkungan khususnya di daerah kita ini, artinya bukan tidak ada sama sekali, tetapi minim,” kata Zainal Bakri.

Lanjutnya, karena selama ini cukup banyak kerusakan lingkungan akibat penebangan liar, maka perlu diinventigasi dalam upaya penyelamatan terhadap lingkungan itu sendiri.

“Karena laporan itu nantinya akan dijadikan sebuah rekomendasi kepada pemerintah sesuai apa yang terjadi dilapangan saat ini,” ujar Zainal Bakri yang juga jurnalis senior.

Penulis: Muhammad Fazil

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful