Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Surya Paloh: DNA Saya Seratus Persen Aceh!

Surya Paloh: DNA Saya Seratus Persen Aceh!

Surya Paloh.

LINTASNASIONAL.COM, BANDA ACEH – Tokoh nasional H. Surya Paloh melakukan kunjungan ke Aceh. Setiba di Banda Aceh sekira pukul 10.00 WIB, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini langsung menuju ke Kyriad Moraya Hotel Simpang Lima untuk agenda silaturrahmi dengan sejumlah ulama Aceh.

Di hadapan para ulama, Surya Paloh mengaku bahwa ia adalah putra Aceh asli, namun sebagian besar hidupnya dihabiskan diluar Aceh karena mengikuti gerak langkah orang tua.

“Saya lahir di Aceh tapi sebagian besar perjalanan hidup saya dibesarkan di luar Aceh. Kalau mau dilihat orang tua, kakek dan buyut saya adalah Aceh. Dengan istilah lain, DNA saya seratus persen Aceh,” kata Surya Paloh, Jumat 11 Mei 2018.

Pada kesempatan tersebut, Surya Paloh mengungkapkan keprihatinan terkait kondisi Aceh hari ini, dimana Aceh yang dulunya hidup makmur namun kini berada dalam kemiskinan. Menurutnya, Aceh hari ini seperti kehilangan DNA pebisinis padahal Aceh sebelumnya memiliki pengusaha-pengusaha hebat kelas dunia yang mampu memberi kontribusi terhadap perekonomian Aceh.

“Dulu Aceh punya Teuku Markam, Aceh Sepakat, Aceh Kongsi, dan pengusaha-pengusaha besar lainnya. Ekspor impor kita maju. Bahkan jauh pada abad ke 16 Aceh mampu mengekspor sampai ke Turki dan negara lainnya. Tapi sekarang apa yang bisa kita ekspor, apa yang bisa kita banggakan,” tanya Surya Paloh, seraya mengajak rakyat Aceh untuk kembali ke dunia usaha.

Sementara Waled Nuruzzahri yang mewakil ulama Aceh menyampaikan rasa terimakasih atas pertemuan dan silaturrahmi dengan Surya Paloh tersebut. Waled Nu turut menyampaikan beberapa masukan kepada Surya Paloh, salah satunya adalah usulan untuk mendirikan kementerian khusus yang mengurusi masalah dayah atau pesantren.

Menurut Waled Nu, eksistensi Kementerian Pondok Pesantren itu penting mengingat Indonesia dulunya dimerdekakan melalui semangat jihad para ulama dan santri dari berbagai pondok pesantren. Bahkan secara spesifik, Waled Nu mengungkapkan Aceh sudah memiliki Dinas Pendidikan Dayah dan berharap menjadi barometer nasional untuk ikut mendirikan Kementerian Pondok Pesantren.

“Di Aceh sudah ada Dinas Pendidikan Dayah, apa salahnya di tingkat nasional ada Kementerian khusus yang membidangi pendidikan pondok pesantren. Jadi melalui Pak Surya Paloh kami memohon agar menyampaikan kepada Presiden Jokowi untuk membentuk kementerian khusus yang mengurusi pendidikan pondok pesantren,” ungkap Waled Nu.

Disamping itu Waled Nuruzzahri turut menyinggung Surya Paloh yang tidak maju dalam bursa pencalonan Presiden RI, padahal secara ketokohan Surya Paloh termasuk salah satu orang hebat dan berpengaruh di Indonesia.

“Waktu kami di undang ke Jakarta tahun lalu, kami segenap ulama Aceh turut mendorong agar Pak Surya Paloh mencalonkan diri sebagai Presiden Indonesia. Kami dari ulama dan rakyat Aceh pasti mendukung penuh putra Aceh untuk maju sebagai calon Presiden Indonesia,” sebutnya.

Sementara Surya Paloh dalam kesempatan ini turut menyahuti usulan yang disampaikan ulama Aceh. Ia berjanji masukan tersebut akan disampaikan kepada Presiden Jokowi.

“Ini amanah dari orang tua saya, dari ulama-ulama saya. Saya akan menyampaikan hal ini kepada Presiden Jokowi, kita berharap semoga mendapat keridhaan dari Allah SWT,” ujar Surya Paloh. [MK]

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful