Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Wisuda 169 Siswa, Surya Paloh Titipkan Masa Depan Aceh Pada Lulusan Sukma Bangsa

Wisuda 169 Siswa, Surya Paloh Titipkan Masa Depan Aceh Pada Lulusan Sukma Bangsa

LINTASNASIONAL.COM, PIDIE – Sekolah Yayasan Sukma Bangsa Pidie yang terletak di Gampong Pineung, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, mewisuda 169 siswa. Wisuda ini dipimpin langsung oleh pendidiri Yayasan Sukma Bangsa, Surya Paloh, Sabtu 12 Mei 2018.

Secara keseluruhan, sejatinya Sukma Bangsa mewisuda 474 siswa di seluruh jenjang pendidikan yang menamatkan pendidikannya di sekolah tersebut. Namun hanya 169 orang wisudawan/wisudawati yang hadir pada Graduation Day 2018 di Pidie.

Dari total 169 siswa yang diwisuda itu, 139 orang siswa berasal dari Sekolah Sukma Bangsa Pidie, yang terdiri dari 29 siswa tingkat SD, 34 siswa tingkat SMP dan 76 siswa tingkat SMA.

Sementara sisanya berasal dari perwakilan Sukma Bangsa Bireuen dan Lhokseumawe, dengan masing-masing mengirim perwakilan 15 wisudawan dan wisudawati. Total Sukma Bangsa Bireuen mewisuda 173 siswa yang lulus, sementara Sukma Bangsa Lhokseumawe mewisuda 162 siswa-siswi.

Dalam pidatonya, Surya Paloh mengatakan Sekolah Sukma Bangsa yang dibangunnya pasca musibah tsunami itu bukanlah sekolah komersil, melainkan sekolah yang didedikasikan untuk kemanusiaan.

Pada kesempatan ini, Ketua Umum Partai NasDem ini berpesan agar para wisudawan dan wisudawati dapat menjadi penerus bangsa yang handal dan kompetitif. Surya Paloh juga mengungkapkan bahwa ia merasa bangga atas prestasi yang diraih siswa Sukma Bangsa.

“Siswa siswi Sukma Bangsa telah banyak memenangkan berbagai kompetisi baik nasional maupun internasional. Tentu ini menjadi sebuah kebanggaan bagi kita semua. Mereka harus menjadi penerus bangsa yang siap bersaing di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.

Dia mengungkapkan Sekolah Sukma Bangsa diresmikan pada 14 Juli 2006 lalu oleh Presiden RI kala itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Kala itu, kata Surya Paloh, keberadaan Sekolah Sukma Bangsa bertujuan untuk membantu pendidikan anak-anak Aceh korban konflik dan korban bencana tsunami.

“Bantuan yang diberikan bukan hanya dalam bentuk materi namun juga fasilitas pendidikan untuk menampung anak-anak korban konflik dan tsunami,” sebutnya.

Selain itu, Surya Paloh juga menitipkan masa depan Aceh kepada lulusan Sekolah Sukma Bangsa. Dia ingin para lulusan bisa berguna bagi masyarakat, bangsa dan negara.

“Anak-anakku, kalian telah diwisuda, selesai sebagai wisudawan, tapi ini awal mula. Sebagai orang tua saya bilang itu awal mula. Di masyarakat nanti baru start awal,” kata Surya Paloh seraya berharap agar para lulusan dapat ikut membangun Aceh di masa depan.

Menurutnya, Aceh hari ini sangat memprihatinkan dimana dengan hasil alam yang melimpah serta anggaran yang besar namun tetap masih menjadi provinsi miskin di Indonesia.

“Aceh adalah provinsi dengan hasil melimpah ruah, tapi ironisnya masih dianggap provinsi miskin. Ini tantangan bagi kaum terdidik. Siapa pun yang telah mengenyam pendidikan, mereka harus bertangung jawab terhadap kemajuan dan kemunduran wilayah ini,” tegas pemilik Metro TV ini.

Selain Surya Paloh, hadir dalam acara wisuda tersebut anggota DPR RI Dapil Aceh Prof Bachtiar Ali dan Zulfan Lidan, Mantan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo, dan tamu undangan lainnya. Hadir juga petinggi Media Group seperti Ketua Yayasan Sukma Rerie Lestari Moerdijat, Direktur Keuangan dan Administrasi Metro TV Muhammad Mirdal Akib, Direktur Utama Metro TV Suryopratomo, Pemimpin Redaksi Metro TV Don Bosco Salamun, dan Pemimpin Redaksi Media Indonesia Oesman Kansong. [MK]

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful