Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Zoel Sopan, Dari Aktivis, Wartawan Menuju Parlemen Bireuen

Zoel Sopan, Dari Aktivis, Wartawan Menuju Parlemen Bireuen

Zulkarnaini alias Zoel Sopan Caleg DPRK Bireuen dari Partai Aceh Dapil 3 (Ist)

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Siapa yang tidak kenal dengan sosok Zoel Sopan tokoh pemuda yang dikenal sangat kritis kini berjuang menuju Parlemen Kabupaten Bireuen di Pileg 2019 mendatang.

Penetapan Zoel Sopan sebagai Caleg Partai Aceh dengan nomor urut 1 tersebut mengejutkan banyak pihak, soalnya ia bukan sebagai kader aktif dan bukan sebagai mantan kombatan GAM.

Namun hal itu merubah pandangan masyarakat terhadap Partai Aceh yang dianggap tidak terbuka kepada tokoh luar yang bukan kader, selain dianggap punya kemampuan, ia juga didukung oleh sejumlah elit PA Bireuen dan Sagoe di daerahnya.

Pemilik nama lengkap Zulkarnaini ini maju melalui Partai Aceh (PA) mewakili Dapil 3 Bireuen yang meliputi Kecamatan Makmur, Gandapura dan Kutablang dengan nomor urut 1.

Dengan tekad kuat, Zoel Sopan mengaku dengan masuk dan terlibat politik praktis, dirinya tidak hanya bisa melakukan kontrol sosial serta berharap dapat berperan aktif dalam membuat kebijakan dan peraturan.

“Sebagai jurnalis, selama ini peran saya adalah menyampaikan fakta dan melakukan kontrol sosial, Itu semua membuat saya terus terpacu dan terdorong untuk memperbaiki Bireuen,” kata Zol Sopan kepada sejumlah wartawan pada Sabtu 6 Oktober 2018.

Terkait masuk menjadi Caleg dari Partai Aceh, Zoel Sopan menyatakan, dirinya sama sekali tidak pernah membayangkan bisa maju melalui Parlok terbesar di Aceh, soalnya pemahaman selama ini sangat sulit maju Caleg dari PA karena mereka mempunyai banyak kader yang mumpuni.

“Tidak yang seperti dibicarakan oleh banyak kalangan kalau Partai Aceh tertutup bagi pihak luar, padahal PA sangat terbuka bagi semua kalangan tanpa meminta syarat apapun jika ada warga yang ingin maju sebagai caleg, selama ini PA juga selalu konsisten memperjuangkan aspirasi rakyat hingga kebawah,” ungkap pemuda
yang pernah mengikuti Seminar Internasional Mitigasi Bencana di Mindanau Fhilipina pada Tahun 2010 tersebut.

Zoel Sopan yang selama ini dikenal sangat kritis terhadap kebijakan Pemerintah Bireuen berjanji tidak akan mengubah sikap kritisnya jika ia terpilih menjadi anggota DPRK.

“Sikap kritis dan tidak bisa melihat masyarakat di zalimi mungkin sudah melekat pada diri saya, dimanapun saya berada tetap akan memprotes jika tidak benar, apalagi terkait kebijakan pemerintah yang tidak pro rakyat,” celoteh Zoel Sopan kepada sejumlah wartawan.

Profil dan sepak terjang Zoel Sopan.

Zulkarnaini atau dikenal dengan Zoel Sopan lahir di Tingkeum Baro 21 September 1981 Anak ke-3 Dari Alm Nurdin Yacob Blang Perlak, Makmur dan Hendon Tingkeum Baro Kecamatan Kutablang Kabupaten Bireuen.

Zoel Sopan dikenal sangat aktif membela masyarakat disaat konflik Aceh bergolak, Tahun 2001-2002 Bergabung di KontraS Aceh sebagai koordinator tim Investigasi dan aktif melakukan Investigasi dan advokasi Kasus Pelanggaran HAM di Kabupaten Bireuen.

Tahun 2002 Bersama Forum Rakyat Aceh Aktif melakukan sosialisasi COHA (Cessation Of Hostilities Agreement) di pesisir Kabupaten Bireuen, Tahun 2002 ia juga pernah menjadi salah satu DPO militer dan terpaksa Hijrah Ke Jakarta.

Walaupun berstatus DPO, Tahun 2002-2004 bergabung dengan Aceh Working Group (AWG) di Jakarta dan aktif melakukan advokasi kasus pelanggaran HAM di Aceh di level Nasional.

Selain itu Zoel Sopan juga sebagai salah aktivis Kemanusiaan di Aceh.
Tahun 2004 Zoel Sopan bersama AWG dan LSM di Jakarta mengorganisir bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa dan Tsunami Aceh.

Akhirnya tahun 2007 Membentuk LSM Solidaritas Pembangunan Anak Negeri (SoPAN) dan terlibat lansung dalam proses rehabilitasi dan Rekontruksi paska gempa dan Tsunami di Aceh yang kemudian berkesempatan mengikuti Seminar Internasional Mitigasi Bencana di Mindanau Fhilipina pada Tahun 2010 tersebut.

Saat ini Zoel Sopan berkiprah di dunia Jurnalistik dari tahun 2015 Aktif sebagai Wartawan Liputan Kabaupaten Bireuen dan dikenal sebagai salah satu wartawan paling kritis di Kabupaten Bireuen.

Tahun 2017 ia terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Aceh (PWA) Kabupaten Bireuen, Insya Allah kedepan akan berjuang di Parlemen mewakili masyarakat Bireuen. (ALN)

Baca: Dianggap Lebih Familiar, Pemuda Simpang Tiga Cot Mee Siap Mendukung Zulkarnaini Untuk DPRK Bireuen

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful