Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Diduga Diracun, Kalung Emas Milik Erawati Dirampas Sahabatnya

Diduga Diracun, Kalung Emas Milik Erawati Dirampas Sahabatnya


LINTAS NASIONAL – BANDA ACEH, Erawati (37) Warga Kuta Lampanah Gampong Mulia, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh menjadi korban perampasan oleh sahabatnya sendiri.

Korban Erawati juga mengaku diracuni oleh sahabat yang sudah dia kenal sejak masa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Aceh Timur sekitar dua puluhan tahun lalu.

Kepada puluhan awak media, Erawati (37) dalam konferensi pers yang di gelar di kantor Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) pada Senin 8 Oktober 2018, awalnya sahabatnya yang berinisial M (37) meminta uang sebesar Rp 2,5 juta kepadanya untuk melunasi kredit. korban mengaku tidak memiliki uang, sehingga pelaku meminta agar Era meminjamkan perhiasan miliknya, namun korban menolak memberikannya tanpa sepengetahuan suaminya

Selanjutnya, Erawati merasa kasihan, korban berjanji kepada pelaku untuk menolongnya dengan berhutang kepada salah seorang kerabatnya yang lain bernama Mastura.

“Saya berbohong ke Mastura minta 2,5 juta untuk saya, padahal buat pelaku,” kata Erawati

Lanjutnya, kepada dirinya dan pelaku, Mastura mengatakan akan memberikannya setelah mengabari suaminya, karena uang tersebut akan digunakan untuk merenovasi rumah. sehingga setelah kembali dari rumah Mastura, ia bersama pelaku kembali ke rumah korban, tiba-tiba di perjalanan pelaku mengaku ingin makan bakso.

“Di perjalanan dia ajak makan bakso, saya bilang boleh saya pun lapar, sampai di rumah ada penjual bakso keliling kami panggil,” ujarnya.

Namun tak disangka, setelah memesan bakso, pelaku kembali meminta korban untuk membelikan minuman kepada korban, korban pun menyanggupinya.

Saat kembali, korban menemukan kuah bakso miliknya berwarna hitam pekat dan saat diaduk seperti ada pasir di didalamnya. Diduga pelaku memasukkan racun ke dalamnya.

“Pas saya mau makan warna baksonya berubah warna kehitaman kayak air got. Mungkin lemaknya kurang masak, emang dibawahnya kayak ada pasir,” aku Erawati

Usai menyantap bakso, Era mengaku merasa pusing dan juga badannya lemas. Saat itu, pelaku memulai aksinya untuk mengambil kalung emas seberat 8 mayam dari leher korban.

Korban berteriak meminta pertolongan tetangganya, akhirnya tetangganya Juli bersama suaminya mendatangi rumah korban dan meminta pelaku yang saat itu masih di rumah korban untuk mengembalikan kalung milik korban.

Usai mengambil kalung milik korban dari tangan pelaku, tetangga korban membawa korban ke klinik terdekat dan akhirnya Erawati terpaksa dirujuk ke rumah sakit umum Zainal Abidin.

Dua hari usai kejadian, suami korban Efendi (43) melaporkan kejadian yang menimpa isterinya ke Polsek Kuta Alam. Tidak lama, pada Selasa 2 Oktober pelaku dibekuk di kediamannya di Gampong Juruong Peujeura, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar.

“Kami ingin proses hukum berjalan dengan baik,” ujar Efendi.

Sementara itu, Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Safaruddin SH, mengatakan pihaknya akan memberikan bantuan hukum terhadap korban hingga ke pengadilan.

Safaruddin berharap agar aparat kepolisian bisa mengungkap kasus ini hingga tuntas, terlebih lagi polisi sudah mengantongi pengakuan saksi dan juga telah mengamankan barang bukti berupa muntahan korban dan juga baju yang dikenakannya.

“Ini perlu diungkapkan kita ingin tahu, ini diracuni atau bukan, ini sadis yang pertama kawan dari SMP bisa melakukan ini.Selain itu motif yang lain juga perlu dibongkar,” tutupnya Ketua YARA Safaruddin SH. (Red)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful