Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Ini Jawaban Direktur RS Cut Nyak Dhien Langsa Terkait Hak Pekerja yang Meninggal Dunia

Ini Jawaban Direktur RS Cut Nyak Dhien Langsa Terkait Hak Pekerja yang Meninggal Dunia

dr. Yusuf, MM

LINTAS NASIONAL – LANGSA, Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Yayasan Cut Nyak Dhien Langsa dr. Yusuf, MM membantah telah mengabaikan hak pekerja/tenaga medisnya yang sudah meninggal dunia pada 28 Agustus 2018 lalu di RSU Adam Malik Medan atas nama Almarhumah Nurjajilah.

Hal itu disampaikan dr. Yusuf, MM kepada Lintasnasional.com pada Kamis 11 September 2018, ia mengatakan pihaknya tidak mungkin mengabaikan hak orang lain, karena RS ini hampir 40 tahun berdiri belum pernah bermasalah hingga saat ini.

“Mungkin dalam hal ini pihak keluarga belum bersabar dengan proses yang sedang kita jalani, namun, pihak keluarga pun sudah menerima uang dari BPJS Ketenakerjaan sebesar Enam Puluh Juta lebih,” kata dr, Yusuf

Lanjutnya, uang tersebut berasal dari asuransi selama Almarhumah bekerja tanpa dipotong dari gaji.

Baca: RSU Cut Nyak Dhien Langsa Dituding Abaikan Hak Karyawan yang Sudah Meninggal

“Namun hingga saat ini suami Almarhumah Mukaddar tidak memberi tahu hal tersebut kepada pihak Rumah Sakit sehingga menjadi kendala bagi kami untuk menyelesaikan persoalan ini,” lanjutnya

Katanya dari peraturan RS sendiri, bagi karyawan yang meninggal ada kompensasi Tiga Bulan gaji, Uang tersebut merupakan pengganti pesangon atau biaya kompensasi bagi karyawan yang meninggal dunia, namun suami dari Nurjajilah enggan menerimanya.

“Ia tidak mau menerima dengan alasan takut salah, dan jika ada pihak keluarga Almarhumah yang ingin menjumpai, saya siap untuk menjelaskan permaslahan tersebut,” ungkap dr. Yusuf

Katanya lagi hal tersebut sudah ketentuan dari Rumah Sakit karena berlaku bagi semua karyawan yang meninggal dunia.

“Lebih dari itu kami angkat tangan dan tidak sanggup, karena kami merupakan Rumah Swasta,” ungkapnya

Ia juga menjelaskan uang yang telah diterima sebesar 60 juta lebih, itu merupakan anggaran dari BPJS ketenagakerjaan dan tidak dipotong dari gaji tidak seperti perusahaan lain.

“Uang itu dari jaminan kesehatan Almarhumah selama mengabdi di RS Cut Nyak Dhien, itu wajib kami bayar karena merupakan jaminan hari tua para karyawan dan hal itu merupakan ketentuan perusahaan,” katanya lagi.

dr. Yusuf juga mengakui telah menjalankannya sesuai peraturan RS, semua hak karyawan sudah dipenuhi yang diterima oleh ahli waris.

“Saya sudah menanyakan kepada Mukaddar saat menghadiri khenduri 44 hari Almarumah dan mengakui sudah menerima uang jaminan sebesar 60 juta lebih,” pungkas dr. Yusuf

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful