Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Valdian Saputra, Aktor Utama Teater Musikal “Sepeda Tua” Asal Aceh

Valdian Saputra, Aktor Utama Teater Musikal “Sepeda Tua” Asal Aceh


LINTAS NASIONAL – JAKARTA, Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem mengadakan pementasan teater musikal “sepeda tua” pada Minggu 4 November 2018 di lapangan parade kampus, Pancoran, Jakarta.

Teater tersebut diperankan oleh sejumlah seniman dan Mahasiswa ABN Partai NasDem angkatan kedua, Valdian Saputra Mahasiswa ABN asal Aceh terpilih sebagai pemeran utama.

Valdian yang memerankan sang Pengayuh Sepeda Tua sukses menghipnotis para penonton sehingga beberapa kali mendapat applaus, ia dipilih oleh sutradara karena merupakan salah salah satu yang terbaik dari 530 Mahasiswa ABN angkatan II tahun 2018.

“Saya sebagai pemeran utama dalam cerita sepeda tua ini sangat bersyukur dan juga tertantang untuk memainkan peran ini dengan baik, dimana dengan rutinitas di kampus ABN Partai Nasdem yang sangat padat, kami dituntut memainkan peran ini secara maksimal,” ujar Valdian yang juga Mahasiswa Unsyiah aktif tersebut.

Pemeran Utama Teater Musical ” Sepeda Tua” ABN Partai NasDem, Valdian dan Sekal

Valdian merasa tertantang mengambil peran utama karena isi dari naskah sepeda tua ini maknanya sangat luar biasa yaitu tentang kondisi Indonesia dan tentang demokrasi hari ini.

“Kita sebagai generasi penerus bangsa harus terus bergerak maju mengayuh sepeda ini untuk mencapai keseimbangan hidup,” ucap kader NasDem Aceh tersebut.

Pemuda asal Lhokseumawe tersebut sangat bersyukur karena bisa tampil maksimal di depan ribuan penonton, mahasiswa ABN Partai NasDem bisa membuktikan kepada masyarakat Indonesia bahwa mereka juga mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan menjunjung Kebhinnekaan.

“Terimakasih kepada Pak Surya Paloh, IGK Manila, Sutradara, Civitas Akademi ABN dan teman-teman Mahasiswa yang telah memberikan dukungan penuh kepada kami,” ucap alumni Sekolah Sukma Bangsa Pidie tersebut

Pementasan tersebut diselenggarakan oleh komunitas teater Petrikor dan didukung oleh kelompok angklung the bamboo. Selain civitas akademi ABN, acara ini dihadiri oleh anggota partai NasDem, tokoh masyarakat, dan warga Pancoran.

Gubernur ABN, Mayjen TNI (Purn) IGK. Manila mengapresiasi pementasan tersebut dengan memberi penghargaan atas karya teater dengan memberikan tumpeng kepada sutradara dan art director, Ampi Kali dan Apep Suparjiman.

Sutradara berhasil mengantar penonton untuk merefleksikan kembali demokrasi bangsa ini. Sepeda tua merupakan gambaran demokrasi Indonesia saat ini. Ia harus tetap dikayuh, dibiarkan untuk terus berjalan seimbang dan didukung oleh 11 kebajikan moral untuk mencapai cita-cita ideal bangsa, meskipun harus terbentur dengan carut marut persoalan etika dan politik kepentingan.

Gambaran tentang demokrasi diekspresikan secara teatrikal dengan titik fokus pada sepeda tua. Penonton disuguhi oleh adegan benturan antara tokoh antagonis dan protagonis, yang berhasil diperankan oleh dua tokoh utama Sekal dan Valdian.

Pementasan ini dinilai unik karena semua aksi teatrikal terjadi diatas lukisan mural berukuran 15 x 75 meter dan dihiasi kepingan lukisan sepeda tua hasil karya Apep Suparjiman. (Red)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful