Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / PNA Pidie Kritisi Kerja Sama Pembangunan Pabrik Semen Laweung dengan Perusahaan China

PNA Pidie Kritisi Kerja Sama Pembangunan Pabrik Semen Laweung dengan Perusahaan China

Juru Bicara DPW PNA Pidie, Tgk. Mukhtar Syafari, MA

LINTAS NASIONAL – PIDIE, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nanggroe Aceh (PNA) Kabupaten Pidie menyesalkan perjanjian kerja sama pembangunan pabrik semen di Laweung Kabupaten Pidie antara PT Samana Citra Agung (SCA) dengan perusahaan asal China, Jiangsu Pengfei Grup.

Perjanjian kerja sama tersebut dilakukan beberapa hari yang lalu di China yang juga dihadiri Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Ketua DPW – PNA Pidie, Iskandar Cagee melalui Juru Bicaranya, Tgk Mukhtar Syafari MA pada Minggu 11 November 2018 mengatakan, seharusnya PT Samana Citra Agung sebagai pemilik lahan tidak memaksakan kehendak untuk melanjutkan pembangunan pabrik semen raksasa tersebut sebelum konflik lahan diselesaikan secara tuntas antara PT SCA dengan masyarakat Laweung dan Batee.

Sebagaimana diketahui PT Samana bekerja sama dengan PT Semen Indonesia secara patungan mendirikan PT. Semen Indonesia Aceh (PT SIA) untuk memproduksi semen di Laweung Kabupaten Pidie tersebut karena konflik lahan antara masyarakat dengan PT Samana, akhirnya PT Semen Indonesia menunda pembangunan sampai konflik lahan itu diselesaikan.

“Sekarang, secara diam-diam ternyata PT Samana melakukan kerja sama dengan perusahaan dari China, itu sangat disayangkan dan kita juga sangat menyesalkan kehadiran Plt Gubernur Aceh pada saat perjanjian kerja sama tersebut, seharusnya Plt Gubernur terlibat dalam menyelesaikan konflik lahan, bukan malah mendukung kelanjutan pembangunan pabrik semen dengan perusahaan asing,” jelas Tgk. Mukhtar Syafari

Lanjutnya, jika perusahaan China memiliki komposisi saham lebih besar maka ini sama artinya dengan menyerahkan kekuasaan pengolahan hasil alam Aceh kepada asing dan ini menjadi bom waktu untuk kembali terulang pengalaman buruk masa silam.

“Padahal sebelumnya, Gubernur Aceh non aktif, Irwandi Yusuf sudah mengatakan bahwa persoalan pabrik semen di Laweung sangat rumit,” lanjut Caleg DPRK Pidie tersebut

Dalam hal ini, DPW-PNA Pidie berharap jangan sampai penduduk pribumi jadi penonton menyaksikan hasil alamnya dikeruk, jangan sampai terjadi “Buya Krueng Teudeng Deung, Buya Tamong Meuraseki”.

“Tidak tertutup kemungkinan kedepan akan ada pekerja China yang didatangkan ke Pidie. Dan ini berpeluang terjadinya konflik yang lebih besar jika semua persoalan yang terjadi tidak diselesaikan dari awal,” ketusnya

Namun begitu, PNA Pidie mendukung semua investasi jika itu bisa menguntungkan daerah dan masyarakat pribumi.

“Kita mesti menolak jika itu cuma menguntungkan sebagian orang besar dan menyisakan masalah bagi masyarakat banyak,” pungkas Tgk. Safari (Red)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful