Templates by BIGtheme NET
Home / BERITA TERKINI / Tolak Minta Maaf, Penghina Ghazali Abbas Divonis 2 Bulan Penjara

Tolak Minta Maaf, Penghina Ghazali Abbas Divonis 2 Bulan Penjara

LINTAS NASIONAL – BANDA ACEH, Bekas Tim sukses Anggota DPD – RI, Ghazali Abbas Adan yakni, Athailah (34), Ridwanuddin (62), M. Diah (58) dan Marwan (50). serta Jakfar (39), terdakwa penghina anggota DPD- RI Ghazali Abbas Adan, melalui perangkat elektronik menjalani sidang vonis di Pengadilan Negeri (PN), Banda Aceh, Keudah, Banda Aceh, Jumat 12 Desember 2018.

Dalam sidang akhirnya, Hakim Tunggal, Sukmawati, SH memvonis empat terkdakwa masing -masing dua bulan penjara, dan satu orang terdakwa divonis satu bulan penjara ditambah biaya sidang sebesar Rp. 10 ribu rupiah.

Terdakwa yang divonis dua bulan penjara adalah Athailah, Ridwanuddin, M. Diah dan Marwan. Sementara, seorang terdakwa lain Jakfar (39) di vonis satu bulan penjara.

“setelah mendengar dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan mendengar keterangan saksi, terdakwa dinyatakan terbuti secara sah dan menyakinkan melakukan penghinaan sebagaimana dimaksud pasal 315 KUHPidana. Terdakwa Athailah, Ridwanuddin, M. Diah dan Marwan di vonis masing-masing dua bulan penjara dengan masa percobaan 6 bulan,” tegas hakim tunggal Sakmawati.

Sebelumnya, Sukmawati menawarkan pada lima terdakwa untuk meminta maaf kepada Ghazali Abbas dengan membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi perbuatan mereka. Namun, penawaran itu mentah-mantah ditolak Athailah, Ridwanuddin, M. Diah dan Marwan. Sementara, Jakfar menerima tawaran tersebut.

“Karena hanya Jakfar yang mengaku bersalah dan meminta maaf, maka untuk terdakwa Jakfar di kenakan hukuman satu bulan penjara dalam masa percobaan enam bulan,” ungkap Rahmawati.

Menurut Rahmawati, sesuai dengan undang-undang, karena vonis dibawah satu tahun. Maka, para terdakwa tidak harus menjalani kurungan badan. Namun, apabila dalam masa waktu enam bulan kedepan melakukan tindak pidana maka akan di ditahan untuk menjalani hukuman tersebut.

Dalam kasus ini, sejumlah tim sukses Ghazali Abbas Adan menggelar konfrensi pers pada awak media dan menuding Ghazali Abbas telah mencuri ribuan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Sekber guna mencalonkan diri sebagai Anggota DPD RI dapil Aceh 2014 silam.

Mereka mengatakan, KTP itu masih milik bersama karena dikumpulkan saat Ghazali Abbas bersama Zulkifli mencalonkan diri sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati Pidie 2013. Itu sebabnya, mereka menuding Ghazali Abbas pencuri karena mengambil tanpa sepengetahuan mereka.

Tak tinggal diam, Ghazali Abbas melaporkan tuduhan tersebut pada Mapolda aceh melalui Laporan Polisi Nomor : LP/45/X/YAN.2.5/2018/SPKT, tanggal 20 Maret 2018, tentang dugaan tindak penghinaan. (ALN)

ăn dặm kiểu NhậtResponsive WordPress Themenhà cấp 4 nông thônthời trang trẻ emgiày cao gótshop giày nữdownload wordpress pluginsmẫu biệt thự đẹpepichouseáo sơ mi nữhouse beautiful