
LINTAS NASIONAL – BIREUEN, PT. Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional 1 Aceh menyalurkan Bantuan untuk korban Banjir Bireuen senilai 100 Juta pada Sabtu 29 November 2025.
Bantuan dari Bank Milik BUMN itu diserahkan langsung oleh RCEO RO 1 Aceh Imsak Ramadhan bersama Deputi Kelembagaan Saiful Musadir didampingi 10 Kepala Cabang BSI Bireuen, bantuan masa panik itu diterima langsung oleh Bupati Bireuen H. Mukhlis, Wakil Bupati Ir. Razuardi dan Kepala BPBD Afwadi.
RCEO RO 1 BSI Aceh Imsak Ramadhan berharap bantuan ini dapat membantu warga yang ditimpa musibah banjir di Kabupaten Bireuen.
“Bantuan kami serahkan dalam bentuk uang tunai, karena kebutuhan korban banjir Bireuen saat ini tidak hanya sembako, mereka juga membutuhkan peralatan bayi, selimut, tenda dan obat-obatan, untuk kebutuhan kita percayakan ke pihak Pemda untuk berbelanja sesuai kebutuhan,” ungkap Imsak Ramadhan
Kata Imsakh, Bireuen menjadi salah satu prioritas penyaluran Bantuan Bencana dari BSI, pasalnya seluruh Desa di Kabupaten Bireuen terdampak Banjir, bahkan banyak Wilayah yang masih terisolir.
“Bantuan ke Kabupaten Bireuen masih sangat minim, BSI Aceh bergerak cepat turun langsung ke Bireuen melihat kondisi yang dialami oleh warga, ini merupakan bencana kemanusiaan yang harus kita pikirkan bersama-sama,” tutur Imsak Ramadhan
Ia berharap bantuan dari BSI dapat meringankan beban korban banjir Bireuen yang saat ini masih bertahan di posko-posko pengungsian dan masih terisolir di pelosok Bireuen.
“Semoga sedikit bantuan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kami yang sampai saat ini masih bertahan di posko-posko pengungsian. Mudah-mudahan musibah banjir ini segera berlalu dan seluruh aktivitas masyarakat bisa normal kembali,” harap Imsak Ramadhan
Sementara itu Bupati Bireuen H. Mukhlis menyampaikan apresiasi dan dan terimakasih kepada BSI Aceh dan BSI Cabang Bireuen yang merespon cepat kondisi korban Banjir.
“Kami Pemkab Bireuen menyampaikan terimakasih kepada BSI atas respon cepat membantu korban banjir, ini bisa dikatakan bantuan pertama dari pihak luar untuk Kabupaten Bireuen,” ujar H. Mukhlis
Selain itu Bupati Mukhlis juga menggambarkan situasi Kabupaten Bireuen, seluruh Kecamatan dan Desa di Kabupaten Bireuen terdampak Banjir.
“Puluhan ribu warga kehilangan tempat tinggal, puluhan meninggal Dunia, puluhan lainnya masih hilang dan belasan ribu lainnya harus tinggal di Posko Pengungsian,” ungkap Bupati Mukhlis
Dirinya saat ini intens berkomunikasi dengan Pemerintah Propinsi dan Pemerintah Pusat dan pihak lainnya untuk melakukan berbagai upaya mengatasi korban banjir.
“Banyak Desa yang terisolir belum bisa di evakuasi, jalan nasional lumpuh total karena Jembatan rangka baja Kuta Blang dan beberapa jembatan lainnya tidak bisa diakses,” lanjutnya
Menurut Bupati Mukhlis, Banjir kali ini merupakan bencana terbesar kedua setelah Tsunami sepanjang sejarah Aceh, oleh karena itu Pemkab Bireuen sangat berharap bantuan dari semua pihak.
“Ini bencana terparah sepanjang sejarah Aceh setelah Bencana Tsunami Aceh, kita sangat berharap bantuan dari semua pihak, baik dari Pemerintah Aceh, dan Pemerintah Pusat, kita terus melakukan berbagai upaya mengatasi musibah ini,” pungkas Bupati Mukhlis (Red)








