Ahli Waris Pasien Corona di Daerah Ini Dapat Rp 15 Juta, Simak Syaratnya

LINTAS NASIONAL – JAWA TENGAH, Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga memberikan santunan Rp 15 juta ke ahli waris yang keluarganya meninggal karena terpapar virus Corona (COVID-19). Anggaran santunan ini diambil dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Salatiga.

“Santunan tersebut bagi ahli waris yang keluarganya ada yang meninggal karena Corona,” papar Wali Kota Salatiga, Yuliyanto saat ditemui di kantornya, Kecamatan Sidomukti, Salatiga, Senin 5 Oktober 2020.

Yuliyanto menyebut santunan itu diberikan ke ahli waris usai ada verifikasi tracing dari Dinas Kesehatan Kota (DKK) Salatiga. Selain itu Pemkot Salatiga akan memeriksa berdasarkan data dari rumah sakit.

“Berdasarkan tracing dari DKK Salatiga serta data dari rumah sakit,” ungkapnya.

Syarat untuk mendapatkan santunan ini di antaranya melampirkan fotokopi KTP, fotokopi Kartu Keluarga, hingga fotokopi surat keterangan hasil pemeriksaan anggota keluarganya yang meninggal karena COVID-19.

“Rekam medis menyatakan pasien positif COVID-19. Juga surat domisili bagi warga asli Salatiga,” ujarnya.

Diwawancara terpisah, Kepala DKK Salatiga Siti Zuraidah mengatakan hingga saat ini jumlah kumulatif pasien positif COVID-19 di Kota Salatiga yakni 245 kasus.

“Data sampai saat ini ada 19 orang dirawat, 4 meninggal dunia, dan 222 orang sembuh,” terang Siti.

Sementara itu, dari jumlah kasus Corona di Jateng per Senin (5/10) pukul 12.00 WIB, total ada 23.825 kasus terkonfirmasi positif Corona di Jateng. Dari total kasus tersebut, 4.005 di antaranya masih dirawat, 17.784 sembuh, dan 2.036 meninggal dunia.

Bila dibandingkan dengan data kemarin, maka ada penambahan jumlah kasus terkonfirmasi positif Corona di Jateng sebanyak 304. Selain itu, jumlah pasien Corona yang dirawat bertambah 92, jumlah pasien Corona yang sembuh bertambah 194, dan jumlah pasien Corona yang meninggal dunia bertambah 18 orang.

Pemprov Jateng juga mengungkap ada 3.330 kasus suspek Corona hingga hari ini. Bila dibandingkan data kemarin, maka ada penambahan jumlah kasus suspek Corona di Jateng sebanyak 24 kasus. (detik)