Iklan Demokrat

Cerita Mahasiswi UIAM Malaysia Berhasil Pertemukan Gadis Aceh dengan Sang Ayah Setelah Terpisah 19 Tahun

LINTAS NASIONAL – MALAYSIA, Setelah 19 tahun seorang gadis asal untuk bertemu bapaknya akhirnya tercapai dibantu melalui Twitter, Nur Lyana Aqilah, 22 yang sedang kuliah University Islam Antar Bangsa Malaysia.

Nurul Happy Zalindra atau dikenali sebagai Iza, (19), yang mencari sang Ayah di Malaysia menerima kabar gembira selepas Nur Lyana yang juga mahasiswi semester Tiga Jurusan Pendidikan Islam di Universiti Islam Antar bangsa Malaysia, Gombak memposting di akun tewitternya pada pada 6 Juli 2020.

Menurut Nur Lyana, Iza terpisah selepas ibunya pulang ke Aceh dan melahirkannya disana. Sejak itu, Iza dan keluarganya kehilang jejak manakala dia sebelumnya dengan alamat terakhir Ayah Gadis itu gadis itu, Rahim Said, di Simpang 3 Keladi, Kulim, Kedah.

“Iza menghubungi saya lewat ‘direct message’ (DM) di Instagram. Sejujurnya saya tidak kenal langsung dengan Iza dan sebelum saya membuka pesan di Instagram, saya mengambil langkah berhati-hati kerana takut penipuan. Ternyata setelah ditelusuri Iza bukan penipu dan saya membalas pesannya.

“Iza bertanya saya tinggal dimana dan mengetahui saya tinggal di Kedah, awalnya ia memperkenalkan diri menyampaikan tujuannya ingun mencari bapaknya di Malaysia sebagai wali akad nikahnya,” kata Nur kepada Lintasnasional pada Senin 13 Juli 2020.

Baca Juga: Dianggap Meninggal Karena Tsunami 16 Tahun Lalu, Pria Malaysia Temukan Anak dan Istrinya di Aceh Lewat Media Sosial

Pada awalnya, Lyana meminta gadis itu berhubung dengan Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia namun disebabkan wabak koronavirus (Covid-19), dia terpaksa membatalkan hasratnya.

“Kemudian saya meminta data terperinci seperti, nama, alamat, dan gambar bagi memudahkan saya mencari bapaknya.

“Sebelum pergi ke Jabatan Pendaftaran Negara, saya mencoba memposting beberapa maklumat pribadi Bapa Iza di Twitter sekitar jam 12.20 Siang pada 6 Juli lalu.

“Selang tiga jam kemudian, saya menerima pesan dari pengguna Twitter dan memberi nombor telefon dipercayai bapa Iza. Saya terus menghubungi nomor tersebut dan ternyata benar, pemilik nomor telefon itu ialah bapak Iza yang selama ini dicari,” jelasnya.

Anak sulung daripada dua beradik ini memberitahu, gadis tersebut dan bapaknya telah berhubung lewat telefon untuk melepaskan rindu mereka.

“Saya gembira bercampur haru melihat mereka. Saya langsung tidak menyangka walaupun tidak kenal Iza namun ALLAH menggerakkan hati saya untuk membalas DM di Instagram selain bantuan pengguna Twitter yang mengulang kisah di media sosial,” ujarnya.

Awalnya status Lyana di media sosial menarik perhatian netizen yang turut membantu usahanya mencari lelaki bernama Rahim Said. (Red)