Hari Pers Nasional Hari Pers Nasional

HKBP Nommensen Pematang Siantar Lakukan Upaya Konkrit Kurangi Emisi Karbon

LINTAS NASIONAL – PEMATANG SIANTAR, Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar (UHKBPNP) menjalankan inisiatif yang luar biasa dalam upaya penghijauan Kampus dan juga memberikan kontribusi berarti dalam menghadapi tantangan global saat ini yakni pengurangan emisi karbon.

Dalam sebuah langkah yang menonjol, UHKBPNP baru-baru ini menjalin kerjasama dengan Yayasan Budaya Hijau Indonesia dalam rangka menanam bibit buah-buahan di lingkungan kampus mereka. Namun, langkah ini memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar penanaman pohon. Ini adalah bagian dari usaha konkret untuk mengatasi isu pemanasan global dan perubahan iklim yang semakin mendesak di seluruh dunia.

Dr. Mukthar Panjaitan, M.Pd, Rektor UHKBPNP, dalam sambutannya, menyoroti pentingnya inisiatif ini, ia menyampaikan bahwa penanaman buah-buahan bukan hanya untuk mempercantik lingkungan Kampus, tetapi juga untuk mengurangi emisi karbon.

“Buah-buahan yang ditanam, seperti alpukat dan durian, akan tumbuh menjadi pohon-pohon produktif yang akan membantu mengikat karbon dioksida (CO2) dari atmosfer, yang merupakan salah satu penyebab utama perubahan iklim,” ungkap Dr. Mukhtar pada Rabu 6 September 2023

Lanjutnya, upaya pengurangan emisi karbon sangat relevan dengan situasi global saat ini, di mana negara-negara dan organisasi di seluruh dunia semakin berfokus pada mitigasi perubahan iklim.

“Emisi karbon yang tinggi telah menjadi salah satu tantangan terbesar bagi kesehatan planet kita, dan pengurangan emisi CO2 adalah langkah penting menuju masa depan yang lebih berkelanjutan,” imbuhnya

Sementara Dewan Pembina Yayasan Budaya Hijau Indonesia, DR. IR. Martono Anggusti, SH., MM., M.Hum, yang juga hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi atas langkah progresif ini. Ia menekankan betapa pentingnya kolaborasi seperti ini dalam mendukung upaya global untuk mengatasi krisis iklim.

“Dengan penanaman buah-buahan ini, UHKBPNP bukan hanya menjadi contoh positif dalam hal kepedulian lingkungan, tetapi juga aktor penting dalam perjuangan global untuk mengurangi emisi karbon dan melindungi bumi kita. Inisiatif ini mengingatkan kita semua bahwa setiap tindakan lokal dapat memiliki dampak global yang signifikan dalam menghadapi perubahan iklim,” tutur Dr. IR Martono (Dedy)