Usai Divaksin Sinovac, Pria Ungkap Alat Vital Memanjang 3 Inchi, Benarkah?

LINTAS NASIONAL – JAKARTA, Beragam berita miring terkait vaksin Covid-19 buatan Sinovac Biotech memang kerap kali terdengar di seantero dunia.


Tak hanya vaksin Sinovac, vaksin merek lain pun kerap kali diterpa berita bohong.

Namun belakangan ini, ada pria yang mengaku mengalami efek samping aneh usai disuntik vaksin Sinovac.

Dalam sebuah surat kabar yang beredar, tertulis bahwa vaksin Sinovac menimbulkan efek samping memperpanjang alat vital pria.

“Dalam sebuah jurnal terbitan Inggris misalnya, vaksin Sinovac disebutkan memberi efek samping pembesaran alat kelamin,” tulis narasi dalam sebuah surat kabar.

Lantas, benarkah hal tersebut terjadi?

Dalam surat kabar tersebut juga menyebutkan, pria yang sudah disuntik vaksin Sinovac mengalami pembesaran alat vital hingga 3 inchi.

“Lelaki yang sudah disuntik vaksin buatan China tersebut disebutkan alat vitalnya memanjang sampai 3 inchi.”

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Probolinggo, dr Abraar HS Kuddah, meminta warga untuk tidak mudah percaya informasi seperti itu.

“Kabar seperti itu tidak benar, karena belum ada warga yang divaksin di Indonesia sehingga terdampak. Warga jangan mudah percaya dengan informasi tentang efek samping vaksin Covid-19 yang bertebaran,” ujarnya.

Abraar menjelaskan jika vaksin itu tidak menyembuhkan, tetapi memberi kekebalan tubuh.

Ia berdalih, jika vaksin Covid-19 memberikan efek samping berbahaya, maka dampaknya yaitu kelumpuhan tenaga kesehatan (nakes).

“Seandainya vaksin yang dimaksud berbahaya dan berefek buruk, maka nakeslah yang pertama kali terkena dampaknya. Saya yakin enggak ada satupun negara di dunia ini yang akan melumpuhkan nakes,” tegasnya.

Jadi, berita mengenai vaksin Sinovas dapat memanjangkan alat vital pria merupakan hoaks belaka. (Gridhealt)