Hari Pers Nasional Hari Pers Nasional
Daerah  

15 Tahun Perdamaian Aceh Masih Banyak Masalah, Mahasiswa Petisi DPRA

LINTAS NASIONAL – BANDA ACEH, Memperingati 15 Tahun perdamiaan konflik senjata Aceh antara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dengan Indonesia pada Tanggal 15 15 agustus 2020 mendatang Aliansi Mahasiswa Aceh menyampaikan sejumlah Petisi terkait realisasi Butir-butir MoU Helsinki.

Mengingat masih banyaknya masalah yang masih terjadi di Aceh, tentunya kondisi Aceh saat ini menyadarkan kita semua bahwa Aceh masih jauh dari cita-cita Perdamaian.

Untuk itu, Aliansi Mahasiswa Aceh meminta DPRA untuk segera mengambil langkah-langkah strategis.

1. Megevaluasi sistem pendidikan di Aceh untuk menjamin terpenuhi hak atas pendidikan yang layak dan pendidikan berkualitas di Aceh, serta memastikan beasiswa yang tepat sasaran untuk semua jenjang pendidikan.

2. Mengevaluasi ulang rencana investasi, pembangunan infrastruktur dan pembangunan ekonomi masyarakat Aceh untuk mendorong pengurangan angka kemiskinan di Aceh.

3. Memastikan terwujudnya keadilan bagi korban pelanggaran HAM di Aceh, dengan cara mendukung kerja kerja KKR Aceh, baik dukungan anggaran, dukungan kebijakan maupun implementasi rekomendasi hasil kerja-kerja KKR Aceh.

4. Membentuk tim review RUU Omnibus Law, untuk menyisir ancaman dan pemangkasan kewenagan Aceh selanjunya menyurati Presiden dan DPR RI, untuk mengintervensi keutuhan kewenangan Aceh yang telah dijamin dalam UUPA.

5. Mengevaluasi lembaga penyelenggaraan perliundungan Anak dan perempuan, serta memperbaiki regulasi yang memberikan keadilan bagi perempuan dan anak.

6. Mendorong penyelesaian konflik pertanahan di Aceh, dan mempercepat pengesahan Qanun Pertanahan Aceh.

Fadli selaku Jubir Aliansi Mahasiswa Aceh mengatakan dalam audiensi tersebut Ketua DPRA, Wakil III DPRA, ketua Komisi I, Ketua Komisi II, Wakil Banleg dan sejumlah anggota DPRA, meraka berkomitmen untuk segera menindaklanjuti Petisi dari Aliansi Mahasiswa Aceh dan Progres nya akan di Mulai pada Tanggal 15 Agustus 2020 nanti.

“Kami Aliansi Mahasiswa Aceh akan mengawal Petisi tersebut dan menuntut pada Tanggal 15 Agustus 2020 sudah ada Progres dalam menindaklanjuti Petisi kami tersebut, Apabila tidak ada dan masih stagnan maka kami akan melakukan langkah Advokasi Secara Represif dengan Melakukan Extra Parliamentary (Aksi Demonstrasi ) Karna langkah advokasi secara preventif telah kami lakukan,” pungkas Fadli (Is)