LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Himpunan Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (HMM FE UNMUHA) menggelar kegiatan Build A Village (Bina Desa) di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, sebagai bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir.
Kegiatan yang berlangsung dari 15 Januari 2026 ini menjadi berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di mana pada kesempatan kali ini HMM FE UNMUHA secara khusus hadir di wilayah pasca bencana hidrometeorologi.
Ketua Umum HMM FE UNMUHA Teuku Nazil menyampaikan bahwa Build A Village merupakan tanggung jawab moral mahasiswa sebagai agen perubahan dalam membantu masyarakat, terlebih ditengah kondisi pascabencana yang masih menyisakan luka fisik maupun psikologis, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan.
“Kehadiran mahasiswa bukan hanya untuk memberikan bantuan sosial, tetapi juga mendukung proses pemulihan sosial dan psikologis masyarakat melalui kegiatan trauma healing serta aktivitas kemasyarakatan lainnya guna mengurangi rasa takut dan kecemasan warga, khususnya saat hujan kembali turun,” ungkap Teuku Nazil kepada Media ini pada Sabtu 17 Januari 2025
Lebih lanjut, Teuku Nazil menyuarakan harapan agar pemerintah dapat mempercepat penanganan dan penyelesaian dampak bencana hidrometeorologi.
“Mengingat masyarakat terdampak masih harus menghadapi kondisi lingkungan yang memprihatinkan, mulai dari dinginnya malam, teriknya panas hingga ancaman penyakit akibat keterbatasan sarana pascabencana,” tutur Teuku Nazil
Kata Teuku Nazil, kehadiran Mahasiswa HMM FE UNMUHA di Desa Blang Awe disambut dengan baik oleh masyarakat setempat sebagai wujud kepedulian dan solidaritas pemuda terhadap kondisi sosial di tengah bencana.
“Melalui kegiatan ini, kami HMM FE UNMUHA menegaskan komitmennya bahwa kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci dalam proses pemulihan dan membangun harapan baru bagi masyarakat terdampak,” pungkas Teuku Nazil (Red)








