LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Suasana berbeda tampak di ruang oproom Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Senin 20 Juli 2026. Tumpukan kitab dari berbagai judul tersusun rapi di dalam kotak-kotak yang telah diberi tanda sesuai tujuan pengiriman. Seluruh paket tampak siap didistribusikan ke sejumlah dayah di Kabupaten Bireuen sebagai bagian dari program penguatan literasi kitab kuning bagi para santri.
Ruang oproom itu berdampingan dengan ruang Kepala Dinas. Ketika pintu diketuk, tampak Kepala Dinas Pendidikan Dayah Kabupaten Bireuen, Anwar, S.Ag., M.A.P., sedang menuntaskan pekerjaannya di depan sebuah laptop kecil. Dengan senyum khasnya, ia mempersilakan awak media masuk sambil menuangkan kopi dari termos kecil ke gelas-gelas mungil. “Silakan KPI dulu,” ujarnya bersahaja.
Saat ditanya mengapa tidak menikmati kopi di warung seperti biasanya, ia tersenyum. “Nanti saja. Ini kopi yang dititip ibu dari rumah,” katanya ringan.
Ketika perhatian awak media tertuju pada puluhan kotak kitab di ruang sebelah, Anwar menjelaskan bahwa seluruh paket tersebut merupakan pengadaan kitab untuk santri di sejumlah dayah. “Iya, ini akan segera kita distribusikan ke dayah-dayah penerima sesuai kebutuhan yang telah ditetapkan. Total anggaran program ini sekitar Rp250 juta,” jelasnya.
Berdasarkan data rekapitulasi penerima Kitab Tahun Anggaran 2026, terdapat 11 dayah yang memperoleh bantuan. Secara keseluruhan akan didistribusikan 1.166 eksemplar kitab yang terdiri atas empat judul, yakni Al Bajuri sebanyak 316 eksemplar, I’anna Tutthalibin sebanyak 300 eksemplar, Mahalli sebanyak 250 eksemplar, dan Syarah Ibnu Aqil sebanyak 300 eksemplar.
Dayah dengan alokasi terbanyak adalah Madinatuddiniyah Serambi Babussalam di Kecamatan Jeumpa yang menerima 150 eksemplar kitab. Disusul YPI Babussa’adah sebanyak 119 eksemplar, Madinatuddiniyah Istiqamatuddin Nurussalam sebanyak 118 eksemplar, serta Al Qasimiyyah Istiqamatuddin Madinatuddiniyah Al Mustawa dan Istiqamatuddin Babul Ilmi di Kecamatan Juli yang masing-masing memperoleh 116 eksemplar.
Selain itu, Dayah Durratul Hidayah, Istiqamatul Munawwarah, dan Baitul Abidin di Kecamatan Kota Juang masing-masing menerima 103 eksemplar, sedangkan Madinatutthalbin Al-Aziziyah di Kecamatan Simpang Mamplam memperoleh 104 eksemplar. Sementara BP Madinatuddiniyyah Babul Muttaqin di Kecamatan Kuala menerima 54 eksemplar, dan Istiqamatuddin Darul Yamin di Kecamatan Jeumpa memperoleh 80 eksemplar.
Anwar menegaskan bahwa bantuan kitab tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam memperkuat kualitas pendidikan dayah. Menurutnya, kitab-kitab yang disalurkan merupakan referensi penting dalam proses pembelajaran ilmu-ilmu keislaman sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para santri dan para teungku pengajar.
Ditengah kesibukan mempersiapkan distribusi, suasana kekeluargaan tetap terasa di kantor itu. Aroma kopi yang memenuhi ruangan berpadu dengan deretan kotak kitab yang siap diberangkatkan, menjadi gambaran sederhana tentang ikhtiar pemerintah daerah dalam memastikan dukungan terhadap pendidikan dayah tidak hanya berhenti pada kebijakan, tetapi benar-benar hadir dalam bentuk yang dapat langsung dirasakan oleh para santri di Bireuen. (Red)








