Daerah  

Dua Gampong di Bireuen Masuk Nominasi Posyantek Terbaik Aceh

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Berkat keseriusan dan fokus menciptakan inovasi tepat guna berkelanjutan, dua gampong di Kabupaten Bireuen berhasil masuk nominasi lomba pos pelayanan teknologi (Posyantek) terbaik se Propinsi Aceh tahun 2026.

Dua gampong yang dikunjungi tim penilai Lomba Posyantek Aceh ke Kabupaten Bireuen, Senin 18 Mei 2026 yakni Posyantek Harapan Kita Gampong Laksamana, Kecamatan Jeumpa dan Posyantek Maju Bersama Gampong Paya Rangkuluh, Kecamatan Kutablang.

Informasi yang diperoleh media ini menyebutkan, untuk kategori lomba Posyantek selain dua gampong ini masih ada empat gampong lainnya yang masuk nominasi, diantaranya Posyantek Harapan Nanggroe Kabupaten Aceh Barat Daya, Posyantek Bukit Salju, Aceh Tengah, Posyantek Tunas Terampil dan Posyantek Pilar Kota Banda Aceh.

Kepala Dinas Pembinaan Masyarakat Gampong Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMG-PKB) Kabupaten Bireuen, Doli Mardian saat menerima kunjungan tim penilai Lomba Posyantek di Gampong Laksamana memberi apresiasi tinggi, atas respon serius terhadap inovasi teknologi tepat guna di wilayah ini.

“Kami terus melakukan pembinaan intens terhadap gampong-gampong yang konsern mengembangkan inovasi melalui Posyantek. Kita berharap, terpilih menjadi salah satu juara lomba agar semakin memberi motivasi bagi desa-desa lain, untuk terus memajukan Posyantek di gampong masing-masing,” ungkap Doli.

Kabid Pengembangan Kawasan Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna (PKSDATTG), Drs Wardana M.Si dalam sambutannya menuturkan, lomba ini menjadi kegiatan yang rutin dilaksanakan secara nasional.

Menurutnya, Posyantek merupakan bagian lembaga yang berperan mengurus inovasi dan teknologi di gampong. Pengurusnya, mengelola kebutuhan disetiap pedesaan, termasuk dalam upaya meningkatkan sektor ekonomi masyarakat.

“Berdasarkan data yang kami miliki, dari 609 gampong di Kabupaten Bireuen 80 gampong sudah aktif Posyantek. Kita berharap, melalui Lomba Posyantek ini semakin banyak desa yang fokus mengembangkan ragam inovasi teknologi, untuk terus meningkatkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Wardana turut menyinggung rencana awal pameran Teknologi Tepat Guna (TTG) tahun 2026 yang semula akan digelar di Kabupaten Bireuen, namun karena bencana banjir dan longsor maka dialihkan ke wilayah lain. Tapi, tahun depan dia memastikan Bireuen sudah ditetapkan sebagai tuan rumah pameran TTG Provinsi Aceh.

Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi MT ikut memberi apresiasi, atas kunjungan sejumlah tim penilai Lomba Posyantek ke wilayah ini, guna memberi penilaian objektif atas inovasi teknologi pedesaan. Selain itu, dirinya juga mengaku bangga pada pengurus Posyantek yang sukses masuk nominasi lomba ini dan terus berbuat, meski di tengah kondisi pasca bencana.

“Insya Allah, Pemerintah Kabupaten Bireuen tetap konsisten, mendukung setiap inovasi teknologi yang dikembangkan di gampong-gampong. Kami juga ingin membuktikan, bahwa senantiasa bersama masyarakat,” tegas Razuardi. (AN)