Jelang Tengah Malam, Anggota DPR Aceh ini Kunjungi Bocah Penderita Bibir Sumbing di Bireuen

LINTAS NASIONAL – BIREUEN, Anggota Komisi 5 DPR Aceh dr. Purnama Setia Budi S.POg mengunjungi keluarga Muhammad Rahmat, bocah penderita bibir sumbing pada Jmuat Malam 3 Juli 2020, di Gampong Seuneubok Seumawe Kecamatan Plimbang Kabupaten Bireuen.


Pria yang akrab disapa dr. Pur tersebut begitu mendapat informasi dari Jubir Eddie Foundation lansung menjadwalkan untuk melihat lansung kondisi Muhammad Rahmad akan menjalani operasi Pada Sabtu 4 Juli 2020 di Rumah Sakit Malahayati Banda Aceh.

Kedatangan mendadak dr. Pur pada malam hari disambut haru oleh pihak keluarga dan sejumlah perangkat desa setempat, setelah melihat kondisi Rahmat dr. Pur menyampaikan komitmennya untuk membantu akomodasi keluarga selama pengobatan.

“Saya sudah berkomunikasi dengan yayasan Smile Train Indonesia yang akan menangani operasi Adinda Rahmat serta untuk tempat tinggal keluarga selama di Banda Aceh, pihak keluarga bisa beristirahat di rumah singgah,” kata dr. Pur kepada keluarga Muhammad Rahmat

Selain itu dr. Pur bekerja sama dengan Direktur Eddie Foundation Teuku Eddi Faisal yang hadir disitu juga akan membantu segala kebutuhan Muhammat Rahmat dan keluarga selama menjalani perawatan.

“Kita atas nama Lembaga Purnama Care dan Eddie Foundation akan membantu akomodasi adinda Muhammat Rahmat selama pengobatan, begitu juga dengan anak-anak lainnya yang mengalami nasib yang sama, kita berdoa agar Rahmat bisa tersenyum seperti anak-anak lainnya,” kata dr. Pur

Pada Kesempatan itu dr. Pur juga menyampaikan keinginannya untuk melakukan operasi massal untuk anak-anak penderita bibir sumbing yang akan dipusatkan Kabupaten Bireuen supaya mudah dijangkau oleh masyarakat.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Direktur Yayasan Smile Train Indonesia agar dilakukan operasi massal bagi anak-anak penderita bibir sumbing di Kabupaten Bireuen, Alhamdulillah disambut baik oleh yayasan Smile Train, untuk tempat dan jadwalnya akan kita bicarakan selanjutnya,” ujar Anggota DPR Aceh dari Dapil Bireuen tersebut

Selama ini lanjut dr. Pur penderita bibir Sumbing masih banyak ditemukan di Aceh khususnya di Kabupaten Bireuen, meskipun bisa mendapat operasi gratis dari Pemerintah, namun yang terkendala selama ini adalah biaya perjalanan dan akomodasi kerana harus ke Banda Aceh.

“Insya Allah kita akan laksanakan operasi Massal di Bireuen serta di Daerah-daerah lain di Aceh, yayasan Smile Train pun menyambut baik keinginan kita,” pungkas Politisi PKS tersebut

Muhammad Rahmat yang masih berusia 8 bulan merupakan anak ketiga dari pasangan Marzuki dan Lindayani yang berdomisili Gampong Seuneubok Seumawe Kecamatan Plimbang Kabupaten Bireuen bukan hanya menderita bibir sumbing tetapi juga tidak mempunyai langit-langit.

Marzuki mengatakan anaknya harus dilakukan operasi sebanyak tiga kali, tahap pertama Muhammad Rahmat harus menjalani operasi bibir, tahap kedua perbaikan hidung dan tahap tiga operasi langit-langit.

“Sudah berkonsultasi dengan dokter, harus menjalani Tiga kali operasi, namun kami kekurangan biaya dan tidak punya tempat tinggal selama di Banda Aceh, tapi Alhamdulillah dengan kunjungan Lembaga kemanusiaan Eddie Foundation dan berbicara dengan dr. Purnama saya dan istri merasa sangat lega,” pungkas Marzuki yang berprofesi sebagai nelayan tersebut (Red)