Pelaku Pungli Supir Truck Lintas Medan-Aceh Diringkus Saat Beraksi

LINTAS NASIONAL – MEDAN, Petualangan Jose Aristian (36), warga Bambu Runcing, Tanjung Pura SUMUT yang kerap memeras para supir truk saat melintasi jalan Medan-Aceh berakhir dibalik jeruji besi.

Pemuda yang tidak memiliki pekerjaan tetap tersebut tertangkap tangan jajaran Reskrim Polsek Tanjung Pura di Jalan lintas Medan-Banda Aceh, Desa Cempa Tanjung Pura pada Rabu 20 Januari 2021 sekitar pukul 21.00 wib ketika sedang melakukan pemerasan kepada salah seorang supir.

Dilansir dari Posmetro berdasarakan laporan Paur Subbag Humas Polres Langkat, Aiptu Yasir Rahman, menjelaskan kronologis penangkapan tersangka pemerasan tersebut pada saat personil Unit Reskrim Polsek Tanjung Pura dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Andrias Suwito, SH, beserta 3 personel yaitu Aiptu Abhoe Thaiba, Brigadir Sukiardi dan Brigadir Afriandi, melakukan patroli antisipasi pungli bermodus yayasan pengangkutan yang selama ini sangat meresahkan para supir.

Lalu tim melihat mobil pick up bermuatan yang sedang berhenti. Kemudian personil mencari keterangan kepada supir tentang sepak terjang para pelaku pemerasan.

“Supir tersebut menerangkan bahwa mereka cukup resah dengan aksi pungli tersebut,” ujar Yasir.

Lalu personil melakukan penyamaran dengan menumpangi mobil pick up tersebut. Ketika tim sampai pada jalan lintas Medan-Aceh, Desa Cempa, Kec.Hinai, mobil diberhentikan oleh pelaku dengan mengendarai sepeda motor merek Honda Beat. Pelaku menjalankan aksinya meminta uang kepada supir.

“Apabila ingin aman melintas di jalan tersebut, supir harus memberi uang,” lanjutnya.

Lalu supir memberikan uang sebesar Rp200.000. Pada saat itulah, kemudian personil keluar dari mobil. Pelaku mencoba melarikan diri tapi berhasil diamankan petugas.

Pelaku diamankan beserta barang bukti 1 unit sepeda motor merek Honda Beat warna hitam, 1 lembar kartu bertuliskan JPS, 2 lembar uang kertas pecahan Rp100.000 dan 1 buah anak kunci kontak merk Honda, kemudian diserahkan ke Mapolsek Hinai untuk diproses hukum lebih lanjut. (Red)