Potret Cut Yuliasmi, Gadis Berdarah Aceh-Padang Gagal Bintara Kini Perwira Polri

LINTAS NASIONAL – JAKARTA, Sosok Ipda Cut Yuliasmi pernah mengalami banyak kegagalan dalam kariernya. Kemauan dan tekad kuat membuatnya mampu mengukir sederet prestasi di dunia kepolisian.


Ipda Cut Yuliasmi berhasil meraih peringkat pertama seleksi Akademi Kepolisian atau Akpol. Polwan cantik ini mewakili Polda Sumbar pada Akpol 2020. Dibalik pencapaian tinggi, ternyata ada perjuangan berat yang harus dilalui.

Dalam video “Perjuangan Cut Yuliasmi Menjadi Taruna Akpol” di kanal Youtube Akademi Kepolisian, Cut mengaku pernah gagal tes Bintara Polri. Namun, wanita asal Sumatera Barat ini tidak putus asa dalam mengejar cita-cita. Dia pun berhasil masuk Akpol setelah melewati tujuh rangkaian tahap seleksi.

Semangat seolah tidak putus. Lulus Akpol pada 2020 lalu, Cut terus berjuang meniti karier. Kini, dia menjadi perwira pertama Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua atau Ipda. Kisah perjalanannya sangat menginspirasi.

Tidak hanya berprestasi, dia juga memiliki paras yang cantik.

Dalam bersolek, Cut memilih gaya yang natural. Meskipun begitu, aura cantik wanita keturunan Padang-Aceh ini tetap terpancar. Kali ini, dia memakai Pakaian Dinas Upacara (PDU) Taruni Akpol berwarna merah marun. Busana ini mampu mengangkat citra karismatik dirinya.

PDU menjadi salah satu ciri khas Akpol yang melambangkan identitas dan jati diri seorang Taruna dan Taruni. Biasanya digunakan pada kegiatan-kegiatan resmi kedinasan. Pantas saja, seragam ini membuat Cut terlihat gagah dan berwibawa.

“Keren banget,” kata @williamku157.

“Ya Allah, inspirasi banget,” ujar @novicarshita_.

“Mantap komandan,” seru @rahmad_jandika.

Mengenakan Pakaian Dinas Pesiar Malam (PDPM) Taruni Akpol, tidak membuat pesona Ipda Cut luntur. Busana ini digunakan pada acara-acara kedinasan yang dilaksanakan malam hari. Di balik seragam yang formal, kecantikannya tetap terpancar tanpa makeup tebal. Senyuman manis yang mengembang di bibirnya membuat kaum pria terpana.

“Tak kuat mandangin kamu,” ungkap @chandraadekchandra.

“Senyumnya mengalihkan dunia persilatan,” rayu @haniar2115.

Polisi memiliki banyak unit dan tugas dengan seragam yang berbeda. Kali ini, Ipda Cut mengenakan Pakaian Dinas Lapangan (PDL) yang menjadi busana keseharian Taruna dan Taruni Akpol. Khususnya digunakan pada kegiatan-kegiatan yang bersifat lapangan, seperti latihan atau kelas praktik.

Dengan PDL, Cut memperlihatkan pose kecenya. Sosok yang gagah berseragam berhasil memikat hati banyak pria. Dia melemparkan tatapan tajam dan senyum tipis ke arah kamera. Awas luluh!

“@indra.w_07 ndak kuat,” imbuh @aldihadyan.

Polwan cantik berambisi

Cut dikenal memiliki ambisi tinggi. Dia mengaku bercita-cita masuk Bintara Polri. Dua kali gagal, tidak membuat semangatnya enyah. Polwan cantik ini justru semakin termotivasi, belajar dari kesalahan, dan terus melangkah.

Pada 2015, Cut mengikuti les di Padang selama dua bulan. Ketika pendaftaran Bintara dibuka, dia terlalu bersemangat menarik gas. Dia lulus di berbagai tahap, namun gagal ketika melakukan tes kesehatan. Tidak ingin rencananya buyar di tengah jalan, dia terus berusaha hingga kini menjadi perwira pertama Polri dengan pangkat Inspektur Polisi Dua atau Ipda.

Lihat saja wajah sumringahnya saat resmi menjadi perwira. Lulusan Taruna Akpol memang akan menyandang pangkat Ipda dan dituntut berkualifikasi dalam berbagai tugas. Ucapan selamat dan haru pun membanjiri kolom komentar akun Instagram miliknya.

“Selamat Kak! Sukses selalu dan semoga amanah,” harap @itsmevinaaa_.

Anggun pakai hijab

Biasa tampil berseragam, Cut terlihat anggun dengan outfit kasual. Dia memakai setelan piyama floral dan kaus bernuansa biru. Tidak lupa sneakers putih untuk melengkapi gayanya. Hijab cerah yang dikenakan semakin membuat wajahnya berseri-seri.

Cantik dan anggun, dua kata yang menggambarkan Ipda Cut Yuliasmi. Sebelumnya, Cut pernah melepas hijabnya karena harus mengikuti peraturan di Akpol. Setelah menjalani pendidikan hingga tingkat III, aturan baru pun muncul. Dia merasa senang lantaran bisa berhijab lagi. (okezone)