
LINTAS NASIONAL – JAKARTA, Ridha, putra Kabupaten Bireuen yang mewakili Aceh berhasil meraih Winner pada ajang Putra Putri Kebudayaan Nusantara (PPKN) 2026, yang dinobatkan pada malam grand final di Auditorium RRI Jakarta, Sabtu, 17 Oktober 2026.
Selain meraih gelar winner PPKN 2026, Ridha juga meraih atribut Advokasi dan Influence. Prestasi itu mengantarkan Ridha untuk mewakili Indonesia pada ajang Mister Culture International 2027, sekaligus membawa budaya Aceh ke panggung internasional.
Sebelum penobatan, peserta mengikuti pembekalan kebudayaan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, public speaking, psikotes, dan kompetisi busana tradisional bertema Cap Sikureng, casual ethnic, dan formal wear.
Ridha, kepada Lintas Nasional, Minggu, 18 Oktober 2026, malam mengatakan, pada ajang tersebut, dirinya mengangkat isu terancamnya bahasa Aceh sebagai identitas budaya yang perlu dijaga.
“Berdasarkan penelitian BRIN tahun 2024 yang merujuk pada indikator UNESCO, bahasa Aceh berada pada tingkat keterancaman serius, dengan lemahnya pewarisan bahasa kepada generasi muda sebagai salah satu faktor utama,” sebut Ridha.
Ridha mengaku, sebagai bentuk nyata dari advokasi tersebut, dirinya mengembangkan Haba Culture, sebuah platform digital untuk memperkenalkan dan melestarikan bahasa, budaya, dan tradisi Aceh.
“Melalui teknologi, saya ingin menjadikan budaya lebih dekat dengan generasi muda, agar bahasa Aceh tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi tetap hidup dan digunakan oleh generasi mendatang,” tutup Ridha. [] (red)
















